Media Pendidikan – 16 Juni 2026 | Penurunan angka pengajuan dispensasi kawin (Diska) di Surabaya hingga 61,63 persen bukan hanya disebabkan oleh faktor-faktor eksternal, melainkan juga oleh ketatnya mekanisme seleksi yang diterapkan Pengadilan Agama (PA) Surabaya dalam memeriksa setiap permohonan yang masuk.
Pengadilan Agama Surabaya telah menetapkan aturan yang lebih ketat dalam memeriksa permohonan Diska, sehingga banyak pelamar yang mengajukan permohonan tidak lolos seleksi.
Berdasarkan data yang diperoleh, pada tahun 2022, jumlah permohonan Diska yang diajukan di Surabaya mencapai 1.234 permohonan, tetapi hanya 462 permohonan yang berhasil lolos seleksi.
Sementara itu, pada tahun 2023, jumlah permohonan Diska yang diajukan di Surabaya mencapai 876 permohonan, tetapi hanya 339 permohonan yang berhasil lolos seleksi.
Hal ini menunjukkan bahwa pengadilan agama Surabaya telah menjadi lebih ketat dalam memeriksa permohonan Diska, sehingga banyak pelamar yang mengajukan permohonan tidak lolos seleksi.


Komentar