Media Pendidikan – 16 Juni 2026 | RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia mencapai 39.672 kasus dengan 105 kematian hingga Mei 2026.
Pemerintah pun mendorong penguatan deteksi dini dan tindak lanjut kasus di tingkat daerah untuk menekan angka kesakitan dan kematian akibat dengue.
Direktur Penyakit Menular Kemenkes, Prima Yosephine, mengatakan Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam pengendalian dengue.
“Indonesia adalah negara dengan kasus dengue nomor dua terbesar di dunia. Di kawasan Asia Tenggara, jumlah kasus dengue di Indonesia merupakan yang tertinggi,” kata Prima Yosephine dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa, 16 Juni 2026.
Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah kasus tertinggi, yakni lebih dari 9.000 kasus disertai 36 kematian.
Secara global, Indonesia menyumbang sekitar tiga persen kasus dengue dunia, namun berkontribusi hingga 17 persen terhadap angka kematian akibat penyakit tersebut.
Kemenkes menyiapkan tiga intervensi utama untuk menekan kasus dengue, meliputi pengendalian lingkungan, vektor, dan manusia.
Upaya tersebut dilakukan melalui pemberantasan sarang nyamuk, inovasi Wolbachia, serta perluasan vaksinasi dengue masyarakat.


Komentar