Media Pendidikan – 12 Juni 2026 | Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia akan tetap menjadi negara demokrasi. Kepala Negara menekankan komitmennya menjaga demokrasi sebagai sistem yang memberikan legitimasi melalui kehendak rakyat. Ia menyatakan dengan jelas bahwa Indonesia adalah negara demokrasi dan akan tetap menjadi demokrasi.
Kritik merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi yang sehat, kata Presiden. Ia menyambut kritik dan membiasakan diri untuk menelaah dengan saksama setiap kritik yang ditujukan kepada pemerintah yang ia pimpin. Presiden juga menilai penerapan demokrasi perlu menyesuaikan karakter dan budaya bangsa Indonesia.
Indonesia membutuhkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi untuk mencapai status negara maju, kata Presiden. Ia menilai bahwa ekonomi nasional tumbuh sekitar lima persen, namun angka tersebut dinilai belum cukup. Pemerintah akan menjalankan berbagai program transformasi nasional di berbagai sektor untuk mencapai pertumbuhan ekonomi hingga delapan persen per tahun.
Presiden menegaskan pemerintah akan menjawab berbagai kritik melalui capaian nyata yang dapat diukur masyarakat. Hasil konkret menjadi ukuran utama keberhasilan pemerintahan, kata Presiden. Sebagai pemerintah, kami akan menjawab kritik bukan dengan retorika, melainkan dengan hasil nyata yang dapat diukur oleh siapa pun, di mana pun.


Komentar