Media Pendidikan – 10 Juni 2026 | Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan bahwa seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) di provinsi tersebut akan dilakukan transparan dan adil. Ia membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan praktik kecurangan, termasuk dugaan jual beli kursi sekolah.
Dedi Mulyadi menekankan bahwa SPMB di Jawa Barat tidak akan dilakukan dengan cara yang tidak transparan. “Kami tidak akan memungkinkan praktik kecurangan dalam SPMB,” kata Dedi Mulyadi.
Transparansi dalam SPMB sangat penting untuk memastikan bahwa proses seleksi mahasiswa baru dilakukan dengan adil dan tidak ada tindakan kecurangan. Dedi Mulyadi juga menekankan pentingnya melibatkan masyarakat dalam proses seleksi SPMB.
“Masyarakat memiliki peran penting dalam memastikan bahwa SPMB di Jawa Barat dilakukan dengan transparan dan adil,” kata Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi juga menekankan bahwa pemerintah Jawa Barat akan meningkatkan kemampuan infrastruktur pendidikan di provinsi tersebut. “Kami akan meningkatkan kemampuan infrastruktur pendidikan di Jawa Barat sehingga dapat mendukung proses belajar mengajar yang efektif,” kata Dedi Mulyadi.
SPMB di Jawa Barat akan diadakan pada bulan Agustus dan akan mencakup beberapa universitas di provinsi tersebut. Dedi Mulyadi berharap bahwa proses seleksi SPMB akan dilakukan dengan transparan dan adil.


Komentar