Nasional
Beranda » Berita » Kemenperin Dorong Transformasi Industri Nasional Melalui Forum BRICS PartNIR

Kemenperin Dorong Transformasi Industri Nasional Melalui Forum BRICS PartNIR

Kemenperin Dorong Transformasi Industri Nasional Melalui Forum BRICS PartNIR
Kemenperin Dorong Transformasi Industri Nasional Melalui Forum BRICS PartNIR

Media Pendidikan – 05 Juni 2026 | RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kerja sama internasional untuk mendukung transformasi industri nasional. Upaya tersebut dilakukan melalui partisipasi aktif pada BRICS Forum on Partnership on New Industrial Revolution (PartNIR) 2026 di Xiamen, Tiongkok.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan forum tersebut menjadi peluang strategis bagi Indonesia. Menurutnya, forum itu dapat mempercepat transformasi industri melalui manufaktur cerdas, digitalisasi industri, dan pengembangan industri hijau.

Baca juga:

“Indonesia memandang momentum ini sebagai peluang strategis untuk mempercepat transformasi industri nasional. Melalui penguatan manufaktur cerdas, digitalisasi industri, dan pengembangan industri hijau yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Agus di Jakarta, Kamis, 4 Juni 2026.

Agus mengatakan keikutsertaan Indonesia sejalan dengan semakin aktifnya peran Indonesia dalam kerja sama BRICS. Langkah tersebut juga mendukung perluasan akses industri, investasi, teknologi, dan penguatan rantai pasok global.

Baca juga:

Forum tersebut menjadi wadah bagi negara-negara BRICS dan mitra untuk memperkuat kolaborasi teknologi industri. Pembahasannya mencakup kecerdasan artifisial, big data, otomatisasi industri, manufaktur cerdas, dan inovasi digital berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional Kemenperin Tri Supondy menilai kerja sama internasional penting untuk mempercepat transformasi industri nasional. Menurutnya, keterhubungan dengan mitra global dapat memperkuat inovasi dan meningkatkan daya saing industri manufaktur.

Baca juga:

“Sinergi antarnegara BRICS memiliki peran strategis agar transformasi industri dapat berjalan secara inklusif, tangguh, dan berkelanjutan. Kemenperin melihat potensi besar pengembangan kerja sama di bidang Artificial Intelligence, Internet of Things, Big Data, industrial robotics, hingga digital standardization,” ujar Tri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *