Media Pendidikan – 04 Juni 2026 | Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak boleh dijadikan sarana memperkaya diri atau kelompok tertentu. Ia mengingatkan seluruh mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar menjalankan program tersebut dengan penuh tanggung jawab.
Presiden menjelaskan program MBG hadir untuk mengatasi persoalan kekurangan gizi yang masih ditemukan di sejumlah daerah. Ia menyebut masih terdapat wilayah dengan angka kekurangan gizi anak mencapai lebih dari 20 persen hingga mendekati 30 persen.
Untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan, Presiden menegaskan pengawasan akan terus diperkuat. Ia membuka kemungkinan keterlibatan lebih besar dari lembaga pengawas dan aparat penegak hukum. “Penegak hukum harus kita perkuat. Karena saya tidak mau NKRI dilecehkan, saya tidak mau Pemerintah Republik Indonesia tidak dihormati,” ujarnya.
Presiden juga mengingatkan para pelaksana MBG bahwa program tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan dengan integritas. Ia meminta seluruh pihak menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.


Komentar