Media Pendidikan – 04 Juni 2026 | RRI.CO.ID, Miyazaki — Badai tropis Jangmi menghantam wilayah barat daya Jepang pada Selasa, 2 Juni 2026. Badai tersebut menyebabkan sedikitnya 15 orang terluka dan memicu peringatan evakuasi bagi lebih dari 800.000 warga.
Jangmi sebelumnya berstatus topan sebelum diturunkan menjadi badai tropis yang membawa hujan deras dan angin kencang. Badai tersebut meningkatkan risiko banjir serta tanah longsor, terutama di Prefektur Miyazaki dan Kagoshima di Pulau Kyushu.
Cuaca ekstrem juga melanda Okinawa, di mana angin kencang menumbangkan pohon setinggi 10 meter dan menyebabkan gangguan luas. Sekitar 17.000 rumah tangga di Okinawa dan lebih dari 30.000 rumah tangga di Kagoshima mengalami pemadaman listrik.
Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana Jepang melaporkan sebanyak 15 orang mengalami luka-luka akibat badai tersebut. Sebagian korban terluka karena benda-benda yang diterbangkan angin menghantam kendaraan, sementara lainnya kehilangan keseimbangan akibat terpaan angin kencang.
Badan Meteorologi Jepang memperkirakan badai tersebut akan terus bergerak ke arah timur laut dan mendekati Tokyo pada Rabu, 3 Juni 2026. Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran akan gangguan aktivitas di kawasan ibu kota.
Pemerintah Jepang memperingatkan bahwa sistem transportasi umum di Tokyo dan kota-kota sekitarnya berpotensi mengalami gangguan ketika badai mendekat. Warga di daerah yang diperkirakan terdampak diminta untuk terus memantau informasi evakuasi dan mengambil langkah-langkah keselamatan sejak dini.


Komentar