Nasional
Beranda » Berita » Demokrasi Pancasila: Bebas Bicara, Lupa Etika

Demokrasi Pancasila: Bebas Bicara, Lupa Etika

Demokrasi Pancasila: Bebas Bicara, Lupa Etika
Demokrasi Pancasila: Bebas Bicara, Lupa Etika

Media Pendidikan – 01 Juni 2026 | Demokrasi Pancasila di Indonesia telah berkembang pesat dengan kemajuan teknologi dan media sosial. Namun, kebebasan berbicara di era digital ternyata tidak selalu membawa dampak positif. Banyak orang merasa bebas menulis apa saja tanpa memikirkan dampak terhadap orang lain, sehingga perbedaan pendapat yang seharusnya menjadi hal wajar dalam demokrasi justru berubah menjadi konflik dan permusuhan.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat lebih dari 11.000 konten hoaks ditemukan sepanjang periode 2018 hingga 2023. Banyak hoaks tersebut berkaitan dengan politik, isu sosial, dan informasi provokatif yang memicu perpecahan di masyarakat. Data ini menunjukkan bahwa kebebasan berbicara di media sosial sering kali digunakan tanpa tanggung jawab.

Baca juga:

‘Kebebasan berbicara memang penting dalam demokrasi, tetapi kebebasan tersebut harus tetap disertai etika dan tanggung jawab. Tanpa adanya etika, kebebasan justru dapat menjadi ancaman bagi persatuan masyarakat dan nilai-nilai Pancasila,’ kata seorang pengamat.

Baca juga:

Oleh karena itu, pendidikan mengenai etika bermedia sosial perlu diperkuat, terutama bagi generasi muda. Sekolah dan perguruan tinggi tidak hanya mengajarkan penggunaan teknologi, tetapi juga pentingnya menjaga sikap saat berkomunikasi di internet. Generasi muda perlu dibiasakan untuk berpikir sebelum menulis komentar, memeriksa kebenaran informasi, dan menghargai perbedaan pendapat.

Baca juga:

Demokrasi yang sehat bukanlah demokrasi yang dipenuhi kebencian, melainkan demokrasi yang mampu menghargai perbedaan dengan sikap yang santun. Pancasila harus tetap menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk saat menggunakan media sosial.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *