Media Pendidikan – 31 Mei 2026 | Beberapa jamaah haji asal Bangkalan yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) SUB-72 mengalami kekurangan makanan saat berada di Mina pada hari pertama kedatangan mereka, Rabu 27 Mei 2026.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah merespons pemberitaan ini dan memberikan penjelasan terkait kejadian tersebut. Menurut Kemenhaj, peristiwa ini terjadi karena beberapa faktor, termasuk keterlambatan dalam penyediaan makanan dan logistik.
Jamaah haji yang terkena dampak kekurangan makanan ini berjumlah sekitar 100 orang. Mereka telah melaporkan kejadian ini kepada pihak Kemenhaj dan telah mendapatkan bantuan darurat berupa makanan dan minuman.
Kemenhaj telah berjanji untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan bahwa jamaah haji mendapatkan makanan yang cukup selama perjalanan mereka di Tanah Suci.
“Kami meminta maaf atas kekurangan makanan yang dialami oleh jamaah haji asal Bangkalan. Kami akan melakukan evaluasi dan perbaikan untuk memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang lagi,” kata seorang pejabat Kemenhaj.


Komentar