Media Pendidikan – 31 Mei 2026 | Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat rehabilitasi lahan pertanian terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat. Langkah ini dilakukan melalui Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Sumatera Barat.
Berdasarkan data Kementan, total lahan sawah terdampak bencana mencapai 6.451 hektare, tersebar di 14 kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan bahwa rehabilitasi menjadi bentuk kehadiran pemerintah membantu petani bangkit pascabencana.
"Sawah yang rusak itu diperbaiki sendiri oleh pemiliknya. Tetapi biayanya ditanggung oleh pemerintah pusat," ucapnya. Pemerintah pusat juga menanggung biaya rehabilitasi dan bantuan sarana produksi pertanian.
Kegiatan rehabilitasi meliputi pembersihan lahan terdampak, pengolahan tanah, hingga penataan drainase dan irigasi. Kementerian Pertanian mencatat sekitar 2.100 hektare lahan telah memasuki tahap pertanaman kembali.
Pemerintah juga menyalurkan bantuan benih, pupuk, alsintan, dan sarana produksi pertanian kepada kelompok tani terdampak. Dengan demikian, diharapkan pemulihan lahan pertanian dapat berlangsung lebih cepat dan produktivitas sawah masyarakat kembali optimal.


Komentar