Media Pendidikan – 29 Mei 2026 | Pembunuh balita MAJ (2) di Bekasi, SG (18), mengaku menyesal atas tindakannya. Ia mengaku bahwa ia ingin membuat korban tenang dan mengakhiri sakitnya. SG diduga mengalami gangguan jiwa karena kesal diganggu main gim dan mendengar bisikan.
SG mengatakan, “Saya ingin dia tenang dan mengakhiri sakitnya”. Ia juga mengaku bahwa ia menyesal atas tindakannya dan ingin meminta maaf kepada keluarga korban.
Baca juga:
Pembunuhan ini terjadi di Bekasi, dan SG telah ditangkap oleh pihak kepolisian. Ia akan diadili dan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku.
Baca juga:
Baca juga:


Komentar