Media Pendidikan – 29 Mei 2026 | Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat pada kuartal I 2026 tercatat lebih lemah dari perkiraan awal. Pemerintahan Donald Trump merevisi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) menjadi 1,6 persen secara tahunan, lebih rendah dibanding estimasi sebelumnya sebesar 2 persen.
Data terbaru yang dirilis Biro Analisis Ekonomi (BEA) Departemen Perdagangan AS pada Kamis (28/5) menunjukkan perlambatan ekonomi mulai terlihat sejak awal tahun. Sebelumnya, para ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan angka pertumbuhan tidak akan direvisi dan tetap berada di level 2 persen.
Belanja konsumen, yang menyumbang lebih dari dua pertiga perekonomian AS, hanya tumbuh 1,4 persen pada kuartal pertama, lebih rendah dibanding perkiraan sebelumnya sebesar 1,6 persen. "Pengembalian pajak dalam jumlah besar membantu memberikan bantalan bagi rumah tangga di tengah melonjaknya harga bensin," tulis Reuters mengutip data pemerintah AS.
Indikator final sales to private domestic purchasers, yang mencerminkan permintaan domestik sektor swasta, tumbuh 2,4 persen. Angka tersebut sedikit lebih rendah dibanding estimasi awal sebesar 2,5 persen.
Ke depan, prospek ekonomi AS diperkirakan semakin menantang. Para ekonom menilai perang yang terus berlangsung antara AS dan Iran, berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua.


Komentar