Media Pendidikan – 29 Mei 2026 | Pengunjung melihat pameran International Industrial Week (IIW) Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. IIW Indonesia 2026 kembali digelar pada 3-6 Juni 2026 sebagai salah satu pameran industri terbesar dan terintegrasi di Indonesia.
Mengusung semangat kolaborasi, inovasi, dan transformasi industri, ajang ini menjadi wadah mempertemukan pelaku industri nasional dan internasional untuk memperluas koneksi bisnis, pertukaran teknologi, hingga peluang investasi lintas sektor.
Tahun ini, IIW Indonesia 2026 menghadirkan lebih dari 1.800 exhibitor dengan beragam teknologi, produk, dan solusi industri modern berkelanjutan. Pameran ini ditargetkan menarik buyer dan pengunjung profesional dari lebih dari 15 negara.
IIW Indonesia 2026 mencakup berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur, mesin industri, logistik, material handling, otomasi, energi, konstruksi, hingga teknologi dan solusi pendukung industri lainnya. Kehadiran berbagai sektor tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem bisnis yang lebih luas serta membuka peluang kolaborasi antarpelaku industri.
Penyelenggaraan acara ini juga mendapat dukungan dari sejumlah asosiasi industri nasional dan internasional, di antaranya GAMMA, IPF, ALI, APLINDO, ASIMPI, ARPI, AIPSI, hingga FMHMBA dari Malaysia.
Selain peserta dari Indonesia, IIW Indonesia 2026 juga akan diikuti perusahaan dari Malaysia, Korea, Jepang, dan China yang menampilkan berbagai inovasi teknologi dan produk unggulan mereka. Kehadiran peserta internasional ini diharapkan dapat memperkuat hubungan bisnis sekaligus membuka peluang kerja sama baru bagi industri Indonesia.
Selama empat hari pelaksanaan, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai program pendukung seperti business matching, networking session, product presentation, dan seminar industri.
Melalui penyelenggaraan IIW Indonesia 2026, diharapkan ajang ini dapat menjadi katalis dalam meningkatkan daya saing industri nasional sekaligus mendukung percepatan transformasi industri Indonesia menuju era yang lebih modern dan berkelanjutan.


Komentar