Internasional
Beranda » Berita » WNI Relawan GSF Ceritakan Kekejaman Tentara Israel: Disiksa dan Diperlakukan Seperti Hewan

WNI Relawan GSF Ceritakan Kekejaman Tentara Israel: Disiksa dan Diperlakukan Seperti Hewan

WNI Relawan GSF Ceritakan Kekejaman Tentara Israel: Disiksa dan Diperlakukan Seperti Hewan
WNI Relawan GSF Ceritakan Kekejaman Tentara Israel: Disiksa dan Diperlakukan Seperti Hewan

Media Pendidikan – 25 Mei 2026 | Meskipun telah berlalu beberapa waktu, masih banyak yang belum mengetahui tentang kekejaman yang dilakukan oleh tentara Israel terhadap warga sipil di Gaza. Seorang relawan asal Indonesia, Herman, yang bekerja untuk Good Shepherd Fund (GSF), telah berbagi pengalamannya tentang kekejaman yang dialami para aktivis dan warga sipil di Gaza.

Herman mengungkapkan bahwa tentara Zionis melakukan penyiksaan terhadap para aktivis selama empat hari. Mereka dipenjara, disiksa, dan diperlakukan seperti hewan. Herman juga mengungkapkan bahwa para aktivis tidak pernah diberi kesempatan untuk berbicara dengan keluarga mereka.

Baca juga:

Kekejaman ini tidak hanya terjadi pada aktivis, tetapi juga pada warga sipil yang tidak bersalah. Mereka dipaksa untuk meninggalkan rumah mereka dan tinggal di shelter sementara. Herman juga mengungkapkan bahwa para warga sipil tidak pernah diberi kesempatan untuk mendapatkan makanan atau air minum yang cukup.

Pada tahun 2022, lebih dari 200 warga sipil terbunuh dalam serangan udara Israel di Gaza. Banyak di antaranya merupakan perempuan dan anak-anak yang tidak bersalah. Kekejaman ini tidak hanya terjadi pada mereka, tetapi juga pada para aktivis dan relawan yang bekerja di Gaza.

Baca juga:

Herman juga mengungkapkan bahwa para aktivis dan relawan tidak pernah diberi kesempatan untuk berbicara dengan pemerintah Israel tentang kekejaman yang dialami mereka. Mereka hanya diberi kesempatan untuk berbicara dengan pihak internasional.

Kekejaman ini bukanlah hal yang baru di Gaza. Selama dekade terakhir, para warga sipil dan aktivis telah mengalami kekejaman yang sama. Namun, kekejaman ini tidak pernah berhenti. Mereka terus-menerus mengalami kekejaman yang sama.

Baca juga:

Herman berharap bahwa kekejaman ini akan berhenti dan para warga sipil dan aktivis dapat hidup dengan aman. Namun, sampai saat ini, kekejaman ini masih terus-menerus terjadi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *