Internasional
Beranda » Berita » Gojek Sesuaikan Skema GoRide, Dasco Sambangi BEI di Tengah Pelemahan IHSG

Gojek Sesuaikan Skema GoRide, Dasco Sambangi BEI di Tengah Pelemahan IHSG

Gojek Sesuaikan Skema GoRide, Dasco Sambangi BEI di Tengah Pelemahan IHSG
Gojek Sesuaikan Skema GoRide, Dasco Sambangi BEI di Tengah Pelemahan IHSG

Media Pendidikan – 20 Mei 2026 | Ilustrasi GOJEK. Foto: Shutter Stock

Perusahaan teknologi Gojek telah mengubah skema GoRide Hemat menjadi salah satu berita populer di kumparanBISNIS sepanjang Selasa (19/5). Selain itu, kunjungan sejumlah pejabat ke Bursa Efek Indonesia (BEI) di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Baca juga:

Gojek mengubah skema GoRide Hemat usai Prabowo Minta Potongan Ojol di Bawah 10%. Direktur Utama GoTo Hans Patuwo mengumumkan bahwa 92 persen dari setiap perjalanan GoRide kini menjadi hak pengemudi, sebuah peningkatan signifikan dari skema sebelumnya.

“Kami berkomitmen untuk menyesuaikan skema bagi hasil di mana 92 persen dari setiap perjalanan GoRide akan menjadi hak pengemudi. Ini adalah perubahan yang cukup besar untuk kami,” kata Hans dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (19/5).

Kebijakan ini merupakan investasi jangka panjang untuk ekosistem yang lebih sehat, meskipun berpotensi menurunkan pendapatan perusahaan dari layanan GoRide. Untuk menjaga keberlanjutan pendapatan mitra dan jumlah pesanan konsumen, Gojek memastikan tidak ada perubahan harga bagi GoRide reguler.

Baca juga:

Selain itu, program langganan GoRide Hemat yang diuji coba sejak November 2025 dan diperluas Februari 2026 akan dihentikan, dan layanan GoRide Hemat akan mengikuti sistem bagi hasil 8 persen seperti GoRide reguler.

Gojek juga berkomitmen memperkuat program kesejahteraan mitra dan keluarga mereka, seperti Bonus Hari Raya dan BPJS Ketenagakerjaan. Sebagai bagian dari strategi mitigasi dampak kebijakan baru, Gojek akan mengoptimalkan lini bisnis lain dalam ekosistem GoTo, termasuk layanan pengantaran, logistik, finansial, dan layanan digital, untuk menopang pertumbuhan perusahaan.

Proyeksi kinerja kuartal II 2026 sejauh ini masih terlihat baik, menunjukkan optimisme terhadap adaptasi strategi bisnis.

Baca juga:

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, dan Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani mendatangi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (19/5) di tengah tekanan IHSG. Pada sesi I perdagangan, IHSG tercatat melemah 202,971 poin atau 3,08 persen ke level 6.396,268, setelah sempat mencapai level terendah 6.376,343.

Diskusi antara DPR, regulator, dan otoritas pasar modal berfokus pada upaya menjaga dan memperkuat kepercayaan investor, baik global maupun domestik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *