Media Pendidikan – 19 Mei 2026 | Program Pangan Dunia (WFP) menyatakan bahwa biaya bantuan ke Afganistan meningkat tiga kali lipat akibat gangguan di Selat Hormuz yang menyebabkan keterlambatan pasokan. Hal ini disebabkan oleh konflik yang terjadi di wilayah tersebut, sehingga jalur pengiriman bantuan menjadi tidak stabil.
“Kami sangat khawatir dengan situasi ini, karena bantuan yang kami sediakan sangat dibutuhkan oleh masyarakat Afganistan”, kata seorang pejabat WFP. “Kami berharap situasi ini dapat segera diatasi, sehingga kami dapat melanjutkan penyediaan bantuan dengan efektif”.
Data menunjukkan bahwa lebih dari 10 juta orang di Afganistan membutuhkan bantuan pangan, dan WFP telah menyediakan bantuan kepada lebih dari 5 juta orang sejak awal tahun ini. Namun, keterlambatan pasokan akibat gangguan di Selat Hormuz telah menghambat upaya WFP untuk menyediakan bantuan yang lebih banyak.


Komentar