Media Pendidikan – 18 Mei 2026 | Pada Minggu (17/5), Dinas Keamanan Dalam Negeri Norwegia, PST, menangkap seorang pria asal China di wilayah utara negara itu atas dugaan spionase. Penangkapan ini terjadi beberapa pekan setelah seorang perempuan asal China ditangkap karena dicurigai memata-matai data satelit.
Juru bicara media PST, Eirik Veum, mengatakan bahwa tersangka ditangkap pada Jumat oleh kepolisian distrik Nordland. Veum mengatakan bahwa pria tersebut diduga melakukan upaya aktivitas intelijen ilegal di Nordland, namun menolak memberikan rincian lebih lanjut mengenai aktivitas yang dimaksud.
Pengadilan Norwegia pun langsung memutuskan bahwa tersangka ditahan selama empat pekan. Pengacara pria tersebut, Tor Haug, mengatakan bahwa kliennya membantah tuduhan tersebut.
Sebelumnya, pada 7 Mei lalu, PST mengumumkan bahwa seorang perempuan asal China yang diduga memata-matai data satelit Norwegia telah ditangkap. PST juga menyebut ada individu lain yang turut dicurigai dalam kasus tersebut.
Badan intelijen Norwegia secara rutin menyebut China dan Rusia sebagai ancaman utama bagi Norwegia terkait aktivitas spionase. Dalam laporan penilaian ancaman terbaru, PST mengatakan bahwa kedua negara menunjukkan minat untuk membeli lahan di dekat infrastruktur penting atau instalasi militer.


Komentar