Media Pendidikan – 17 Mei 2026 | Banjir yang terjadi di Semarang menyebabkan ratusan kepala keluarga terdampak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Semarang mencatat total ada 556 kepala keluarga (KK) atau sekitar 1.825 jiwa terdampak banjir semalam. Dua orang dilaporkan tewas karena hanyut terbawa arus banjir.
BPBD Semarang juga melaporkan bahwa banjir tersebut disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan kemacetan drainase. “Kami telah melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak dan memberikan bantuan berupa makanan, air, dan tempat tinggal sementara,” kata salah satu petugas BPBD.
Data yang dikeluarkan oleh BPBD Semarang menunjukkan bahwa banjir tersebut mempengaruhi beberapa wilayah di Semarang, termasuk di antaranya adalah wilayah yang terletak di sekitar sungai. “Kami berharap warga dapat tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang,” tambah petugas BPBD.


Komentar