Media Pendidikan – 15 Mei 2026 | Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menjadi kunci untuk memperkuat hilirisasi sektor perikanan. Sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan. Program KNMP dirancang sebagai ekosistem perikanan terintegrasi yang menghubungkan nelayan, rantai dingin, industri pengolahan, hingga akses pasar.
Trenggono menjelaskan bahwa KNMP dirancang sebagai ekosistem perikanan terintegrasi yang menghubungkan nelayan, rantai dingin, industri pengolahan, hingga akses pasar. Dengan demikian, hasil tangkapan nelayan dapat ditangani lebih baik sejak pendaratan hingga distribusi, sehingga mutu produk tetap terjaga.
Trenggono menegaskan pemerintah ingin memastikan sumber daya perikanan memberi manfaat maksimal bagi nelayan lokal dan masyarakat pesisir. Program KNMP mengusung konsep klaster yang menghubungkan kawasan nelayan, sentra distribusi, pelabuhan perikanan, unit pengolahan ikan, hingga pasar ekspor.
KKP menargetkan pembangunan lebih dari 1.000 kampung nelayan merah putih pada 2026 di berbagai wilayah Indonesia. Tahun 2025 menjadi tonggak awal dengan pembangunan 100 titik, di mana 65 lokasi telah rampung 100 persen. Sejumlah lokasi KNMP yang tengah dikembangkan di provinsi tersebut antara lain di Natuna dan Batam.


Komentar