Media Pendidikan – 13 Mei 2026 | Menjelang fase puncak ibadah haji 1447 H/2026 M, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) mengimbau seluruh jamaah haji Indonesia untuk menghemat tenaga dan mempersiapkan diri menghadapi kondisi panas ekstrem di Saudi Arabi.
Kemenhaj mengutip data dari badan meteorologi di Saudi Arabi yang menyebutkan suhu mencapai 42 derajat Celsius. Dengan demikian, Kemenhaj berharap para jamaah dapat mengurangi aktivitas di luar hotel dan memulihkan kekuatan di dalam ruangan untuk menghadapi hari-hari yang akan datang.
“Suhu panas seperti ini dapat menyebabkan kelelahan berlebihan dan keracunan panas,” ujar Sekretaris Jenderal Kemenhaj dalam keterangan persnya. “Kita berharap para jamaah dapat menghemat tenaga dan mengurangi aktivitas di luar hotel untuk menghindari hal-hal tersebut.”
Menurut data yang dikeluarkan badan meteorologi, suhu di beberapa wilayah di Saudi Arabi telah mencapai 42 derajat Celsius, dengan rata-rata suhu harian 38 derajat Celsius. Dengan demikian, Kemenhaj berharap para jamaah dapat mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari kelelahan berlebihan dan keracunan panas.
“Kita berharap para jamaah dapat menghemat tenaga dan mengurangi aktivitas di luar hotel untuk menghindari hal-hal tersebut,” tambah Sekretaris Jenderal Kemenhaj.
Para jamaah haji yang berada di Saudi Arabi dianjurkan untuk memperhatikan suhu lingkungan sekitar dan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari kelelahan berlebihan dan keracunan panas. Mereka juga dianjurkan untuk membatasi aktivitas di luar hotel dan memulihkan kekuatan di dalam ruangan untuk menghadapi hari-hari yang akan datang.


Komentar