Media Pendidikan – 13 Mei 2026 | TNI menggelar program Papua Pintar untuk membantu keterbatasan tenaga pendidik di pedalaman Papua. Program ini bertujuan untuk menanamkan wawasan kebangsaan dan membangun sumber daya manusia di Papua.
Komando Operasi TNI HABEMA hadir di sekolah-sekolah pedalaman Papua sebagai tenaga pendidik di tengah berbagai keterbatasan guna berbagi ilmu, membangun kedekatan, serta menanamkan semangat kebangsaan kepada anak-anak Papua.
Kapuspen TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menyatakan bahwa TNI tidak hanya hadir sebagai elemen pengamanan di Papua, tetapi juga ingin terlibat dan berkontribusi langsung untuk membangun sumber daya manusia di Papua.
‘Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat. Kami berharap anak-anak Papua tumbuh menjadi generasi penerus yang cerdas, percaya diri, dan siap berkontribusi bagi kemajuan Papua serta Indonesia,’ kata Kapuspen TNI.
Program Papua Pintar ini dipimpin oleh Komandan Satgas Teritorial Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan. Unsur yang terlibat adalah Batalyon Infanteri (Yonif) 751/VJS di Distrik Sentani, Yonif 753/AVT di Distrik Tomka, Yonif 113/JS di Distrik Pogapa, serta Yonif 121/MK di Distrik Kalimo.


Komentar