Media Pendidikan – 13 Mei 2026 | Pelemahan mata uang terhadap dolar AS telah terjadi di hampir semua negara, termasuk di Indonesia. Salah satu faktor yang mempengaruhi kondisi tersebut adalah keberhasilan AS dalam memenangkan perang opini atau sentimen, atas konflik yang terjadi dengan Iran.
Hasilnya, citra AS sebagai negara yang kuat dan stabil telah meningkat, sehingga investor asing semakin percaya diri untuk berinvestasi di AS.
Di sisi lain, citra mata uang AS telah meningkat, sehingga nilai tukar dolar AS terhadap mata uang lainnya juga meningkat.
Di Indonesia, pelemahan mata uang terhadap dolar AS dapat dilihat dari nilai tukar rupiah yang terus menurun terhadap dolar AS. Pada akhir tahun 2022, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS telah mencapai Rp 16.000 per dolar AS.
Analisis ekonomi juga menunjukkan bahwa pelemahan mata uang terhadap dolar AS juga dipengaruhi oleh faktor ekonomi lainnya, seperti inflasi dan neraca perdagangan.
Untuk mengatasi pelemahan mata uang terhadap dolar AS, pemerintah Indonesia perlu mengambil langkah-langkah yang efektif, seperti meningkatkan produksi domestik dan mengurangi defisit neraca perdagangan.


Komentar