Media Pendidikan – 12 Mei 2026 | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia masih mengkaji perihal perubahan bagi hasil tambang mirip sektor migas. Kenaikan royalti bagi hasil tambang yang telah ditetapkan sejak tahun 2019 akan ditunda sementara waktu. Hal ini dikarenakan adanya perselisihan antara pemerintah dan perusahaan tambang.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, pemerintah berencana untuk memperkenalkan skema bagi hasil tambang mirip dengan sektor migas. Dalam skema ini, perusahaan tambang akan diberikan royalti yang lebih tinggi untuk setiap ton batubara yang diekspor. Namun, hal ini masih perlu ditinjau lebih lanjut oleh Menteri Bahlil untuk memastikan bahwa skema ini tidak akan memberikan dampak negatif bagi negara.
Tidak ada informasi pasti tentang kapan kenaikan royalti bagi hasil tambang akan dilaksanakan. Namun, dapat disimpulkan bahwa pemerintah masih dalam proses mengkaji skema bagi hasil tambang mirip sektor migas.


Komentar