Media Pendidikan – 08 Mei 2026 | Pemerintah memperbaiki aturan program dokter internship dengan mengatur jam kerja, kesejahteraan, dan evaluasi akhir masa penugasan. Perubahan ini dilakukan sebagai bagian dari perbaikan tata kelola sekaligus menindaklanjuti laporan meninggalnya dr. Myta Aprilia Azmi yang menjalani magang di RSUD KH Daud Arif.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan perubahan utama menyasar pengaturan jam kerja dokter internship. Kemenkes menegaskan jam kerja maksimal ditetapkan 40 jam per minggu dan tidak boleh dipadatkan dalam pola kerja ekstrem. "Tidak boleh ada praktik bekerja hingga 20 jam dalam sehari kemudian libur keesokan harinya," kata Budi.
Ia juga menegaskan dokter internship bukan pengganti dokter organik di fasilitas kesehatan. Para peserta program ditempatkan untuk belajar sambil bekerja di bawah supervisi dokter pembimbing. Budi menjelaskan program internship telah berjalan selama 10 tahun sehingga memerlukan pembaruan karena masih ditemukan budaya kerja yang perlu diperbaiki.
Perubahan ini diharapkan mampu mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. "Program internship sudah berjalan lama dan banyak proses serta budaya yang harus diperbaiki. Kami yakin ke depan hal ini tidak boleh terjadi lagi," kata Budi.
Kemenkes juga menetapkan standar remunerasi yang terdiri dari tiga komponen, yaitu bantuan biaya hidup dari Kemenkes sekitar Rp3 juta–Rp6,5 juta per bulan, tunjangan dari pemerintah daerah, dan jasa layanan dari fasilitas kesehatan tempat bertugas. Besaran tunjangan selama ini berbeda antar daerah sehingga memicu ketimpangan.
Perubahan berikutnya menyangkut hak cuti. Jika sebelumnya dokter internship hanya mendapatkan cuti empat hari, kini diperluas menjadi 10 hari tanpa kewajiban mengganti jadwal kerja. Peserta juga berhak mendapatkan cuti sakit dan cuti melahirkan.
Kemenkes juga memastikan seluruh peserta internship mengikuti program cek kesehatan gratis yang digagas Presiden, dengan pemeriksaan dua kali setiap tahun. Budi pun turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dr. Myta dan tiga dokter internship lain sepanjang 2026.


Komentar