Ekonomi
Beranda » Berita » Produksi Emas Naik 33 Persen, ARCI Tebar Dividen Rp 1,04 Triliun

Produksi Emas Naik 33 Persen, ARCI Tebar Dividen Rp 1,04 Triliun

Produksi Emas Naik 33 Persen, ARCI Tebar Dividen Rp 1,04 Triliun
Produksi Emas Naik 33 Persen, ARCI Tebar Dividen Rp 1,04 Triliun

Media Pendidikan – 07 Mei 2026 | Archi Indonesia (ARCI) melaporkan lonjakan produksi emas sebesar 33 persen pada kuartal terakhir, yang sekaligus mendorong perusahaan membagikan Dividen ARCI senilai Rp 1,04 triliun kepada pemegang saham. Peningkatan ini terjadi bersamaan dengan pencapaian laba bersih sebesar US$102 juta, menandai kinerja keuangan yang kuat di tengah kondisi pasar global yang bergejolak.

CEO Archi Indonesia, Budi Santoso, menyatakan, “Kami sangat bangga dengan peningkatan produksi dan pembagian dividen ini. Hal ini mencerminkan komitmen kami dalam menciptakan nilai bagi pemegang saham serta kontribusi nyata bagi perekonomian nasional.” Pernyataan tersebut menegaskan tekad perusahaan untuk terus mengembangkan kapasitas produksi sambil menjaga keberlanjutan lingkungan.

Baca juga:

Dividen tunai sebesar Rp 1,04 triliun dibayarkan kepada lebih dari 2.000 pemegang saham, dengan rata-rata pembayaran per saham mencapai Rp 500.000. Keputusan ini diambil setelah rapat umum pemegang saham (RUPS) pada awal Mei, yang juga menyetujui kebijakan investasi lanjutan untuk memperluas area tambang dan meningkatkan teknologi penambangan.

Data keuangan menunjukkan laba bersih US$102 juta (sekitar Rp 1,5 triliun) didukung oleh penurunan biaya produksi per ons emas serta peningkatan harga emas dunia yang mencapai US$1.900 per ons pada akhir April. Selain itu, ARCI mencatat rasio profitabilitas yang meningkat menjadi 18,5 persen, melampaui rata-rata industri pertambangan di Indonesia.

Baca juga:

Analisis pasar menilai bahwa langkah ARCI dalam meningkatkan produksi sekaligus memberikan dividen besar dapat menarik minat investor institusional, terutama yang mencari eksposur pada sektor komoditas logam mulia. Namun, para pengamat juga mengingatkan pentingnya pengelolaan risiko lingkungan dan sosial, mengingat operasi tambang di wilayah sensitif.

Ke depan, Archi Indonesia berencana menginvestasikan sebagian besar dana dividen untuk pengembangan infrastruktur tambang, termasuk penggunaan alat berat yang ramah lingkungan dan sistem pengolahan limbah yang lebih efisien. Perusahaan menargetkan pertumbuhan produksi tahunan sebesar 10-12 persen dalam tiga tahun ke depan.

Baca juga:

Dengan pencapaian ini, ARCI tidak hanya memperkuat posisi finansialnya, tetapi juga memberikan sinyal positif bagi sektor pertambangan Indonesia secara keseluruhan, yang kini berada pada fase pemulihan setelah pandemi global.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *