Gaya Hidup
Beranda » Berita » Ayam Goreng Presto Cipete Jadi Pilihan Favorit Bernadya dan Desta di Jakarta Selatan

Ayam Goreng Presto Cipete Jadi Pilihan Favorit Bernadya dan Desta di Jakarta Selatan

Ayam Goreng Presto Cipete Jadi Pilihan Favorit Bernadya dan Desta di Jakarta Selatan
Ayam Goreng Presto Cipete Jadi Pilihan Favorit Bernadya dan Desta di Jakarta Selatan

Media Pendidikan – 05 Mei 2026 | Bernadya dan Desta, dua musisi yang kini dikenal lewat rekomendasi kuliner, menyoroti sebuah warung ayam goreng legendaris di Cipete, Jakarta Selatan. Ayam Goreng Presto Cipete, yang telah beroperasi sejak 1986, kembali ramai dikunjungi karena rasa khasnya yang tetap terjaga hingga tulang. Pada sore hari akhir pekan kemarin, tim Kumparan FOOD mencatat proses pemesanan, waktu tunggu, serta detail menu yang membuat tempat ini menjadi perbincangan.

Bangunan yang menempati rumah tua tanpa ornamen modern ini menonjolkan kesederhanaan. Sebuah spanduk kuning besar menempel di depan, menuliskan “Ayam Goreng Presto ‘Cipete’, Sedia Ayam Goreng Penyet”. Meskipun interior minim, atmosfer nostalgia menarik pengunjung yang mengincar citarasa otentik. Lokasinya berada di Jalan Cipete Raya No.11, RT.04/RW.04, Cipete Selatan, dan buka setiap hari dari pukul 10.00 hingga 20.00 WIB.

Baca juga:

Kunjungan tim dilakukan sekitar pukul tiga sore, sehingga antrean tidak terlalu panjang. Kami menunggu sekitar setengah jam untuk mendapatkan meja, namun proses persiapan ayam memakan waktu lebih lama, mendekati satu jam karena banyaknya pesanan akhir pekan. Saat hidangan tiba, potongan ayam goreng disajikan di piring putih tanpa tambahan pelengkap, menunggu pendamping seperti nasi, lalapan, ati‑ampela, dan petai goreng.

Satu ekor ayam goreng dijual seharga Rp130.000, mencakup dua paha, dua dada, serta satu kepala, semua menggunakan ayam kampung. Teknik presto membuat daging tetap renyah dan dapat dimakan hingga ke tulang, sementara bumbu merata tanpa mendominasi rasa. Kombinasi sambal terasi goreng yang pedas‑manis menambah kedalaman rasa, menjadikan setiap suapan terasa lebih nikmat. Rasa gurih tidak berlebihan, cocok bagi pecinta kuliner tradisional yang menginginkan keseimbangan.

Baca juga:

Pengunjung juga dapat menambah lauk seperti ati‑ampela yang empuk dan petai goreng yang aromatik. Minuman pilihan tersedia, termasuk es jeruk sonkit seharga Rp25.000, yang menawarkan sensasi asam‑kecut dengan manis yang pas. “Rasanya masih renyah sampai ke tulang,” ujar salah satu pelanggan yang sedang menikmati hidangan. Kombinasi lauk tambahan dan sambal terasi menjadikan pengalaman makan lebih lengkap.

Walaupun menu terkesan sederhana, tempat ini tidak pernah sepi. Parkir di depan rumah selalu dipenuhi mobil, menandakan popularitas yang konsisten selama lebih tiga dekade. Dengan harga yang kompetitif, rasa autentik, serta dukungan dari figur publik seperti Bernadya dan Desta, Ayam Goreng Presto Cipete tampaknya akan tetap menjadi ikon kuliner Jalan Cipete dalam waktu dekat.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *