Nasional
Beranda » Berita » Bantargebang Beres, RI Jadi Beres: Puji Pramono, Tito Karnavian, dan Zulhas Dorong Pengelolaan Sampah Jakarta

Bantargebang Beres, RI Jadi Beres: Puji Pramono, Tito Karnavian, dan Zulhas Dorong Pengelolaan Sampah Jakarta

Bantargebang Beres, RI Jadi Beres: Puji Pramono, Tito Karnavian, dan Zulhas Dorong Pengelolaan Sampah Jakarta
Bantargebang Beres, RI Jadi Beres: Puji Pramono, Tito Karnavian, dan Zulhas Dorong Pengelolaan Sampah Jakarta

Media Pendidikan – 05 Mei 2026 | Pemerintah Indonesia menegaskan kembali fokusnya pada penanganan sampah di ibu kota, khususnya melalui keberhasilan program di kawasan Bantargebang. Dalam pernyataan bersama, Menteri Lingkungan Hidup Pramono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Sekretaris Jenderal Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Zulhas menyoroti bahwa penyelesaian masalah di Bantargebang menjadi simbol penting bagi perbaikan citra nasional.

Kolaborasi lintas kementerian menjadi inti strategi yang diterapkan. Tim gabungan yang melibatkan Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi bekerja secara sinergis untuk mengoptimalkan proses pengumpulan, pemilahan, dan pemrosesan sampah. Upaya ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kebersihan visual di wilayah tersebut, tetapi juga meningkatkan efektivitas sistem pengelolaan sampah secara keseluruhan.

Baca juga:

“Bantargebang beres, RI jadi beres,” ujar Zulhas dalam rangkaian kunjungan ke lokasi proyek. Kutipan tersebut menegaskan keyakinan bahwa perbaikan satu titik strategis dapat memengaruhi persepsi publik terhadap kemampuan pemerintah dalam mengatasi tantangan lingkungan. Pernyataan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan kebijakan.

Pramono menambahkan bahwa program di Bantargebang menjadi contoh terbaik bagi daerah lain yang menghadapi permasalahan serupa. Ia menekankan bahwa keberhasilan tidak lepas dari dukungan teknis, pendanaan, serta komitmen semua pihak terkait. Sementara Tito Karnavian menyoroti peran koordinasi antar lembaga dalam mempercepat implementasi kebijakan, memastikan tidak ada tumpang tindih tugas yang dapat menghambat progres.

Baca juga:

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi titik tolak bagi pemerintah untuk memperluas inisiatif serupa ke wilayah lain di Jakarta. Dengan mengintegrasikan kebijakan, sumber daya, dan teknologi, pemerintah menargetkan penurunan volume sampah yang tidak terkelola serta peningkatan tingkat daur ulang. Meski data kuantitatif belum dipublikasikan, indikasi awal menunjukkan penurunan signifikan dalam timbulan sampah yang terbuang secara terbuka.

Secara keseluruhan, langkah konkret yang diambil di Bantargebang mencerminkan komitmen pemerintah untuk mengatasi masalah lingkungan secara holistik. Pengawasan berkelanjutan dan evaluasi rutin akan menjadi kunci untuk memastikan program tetap efektif dan dapat direplikasi di daerah lain, sehingga Indonesia dapat menata kembali citra nasionalnya di mata masyarakat domestik maupun internasional.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *