Nasional
Beranda » Berita » Dua Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Madinah, Total Kematian Naik Jadi Sembilan Orang

Dua Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Madinah, Total Kematian Naik Jadi Sembilan Orang

Dua Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Madinah, Total Kematian Naik Jadi Sembilan Orang
Dua Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Madinah, Total Kematian Naik Jadi Sembilan Orang

Media Pendidikan – 05 Mei 2026 | Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia kembali mengumumkan kabar duka dari Tanah Suci. Pada Ahad, 3 Mei 2026, dua jemaah haji Indonesia meninggal dunia di kota Madinah, Arab Saudi, menambah jumlah korban meninggal menjadi sembilan orang sejak pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Juru bicara Kemenhaj, Maria Assegaf, menjelaskan bahwa almarhum pertama adalah Sudarto Marto Prawiro, pria berusia 73 tahun dari kloter KJT 14 yang berangkat dari Bekasi, Jawa Barat. Almarhum kedua adalah Yunilis Mu’in, wanita berusia 73 tahun dari kloter PDG 07 yang berangkat dari Bukittinggi, Sumatra Barat. Kedua korban diduga meninggal karena komplikasi serangan jantung dan gangguan pada paru‑paru, yang umumnya disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah.

Baca juga:

“Alhamdulillah, hingga hari ke‑14 operasional, seluruh proses pemberangkatan dan pergerakan jemaah berjalan lancar dan terkendali,” ujar Maria dalam konferensi pers yang disiarkan lewat kanal YouTube Kemenhaj. Ia menambahkan bahwa Pusat Penanganan Ibadah Haji (PPIH) akan mengatur badal haji bagi keluarga almarhum dan almarhumah serta mendoakan agar mereka husnul khatimah. Maria juga meminta doa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Data Kesehatan dan Statistik Haji

Secara kumulatif, hingga saat ini tercatat 8.575 jemaah yang menjalani perawatan rawat jalan, 130 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan 172 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), dengan 58 orang masih dalam perawatan intensif. Jumlah total jemaah yang telah diterbangkan ke Tanah Suci mencapai 81.992 orang, terdiri dari 211 kloter. Dari jumlah tersebut, 199 kloter dengan 77.269 jemaah serta 793 petugas telah tiba di Madinah, sementara 52 kloter berjumlah 20.689 jemaah dan 212 petugas telah tiba di Mekkah. Semua jemaah terus dipantau kesehatannya melalui layanan kesehatan kloter, sektor, dan fasilitas rujukan.

Baca juga:

Kementerian menegaskan bahwa operasional haji tetap berjalan dalam kondisi aman dan tertib. Jemaah yang berada di Madinah secara bertahap akan melanjutkan ibadah umrah wajib sebelum memulai rangkaian puncak haji. Maria menegaskan komitmen kementerian untuk memberikan pendampingan penuh, baik di titik embarkasi, Madinah, maupun dalam perjalanan menuju Mekkah.

Dengan penambahan dua korban meninggal, total kematian jemaah haji Indonesia kini mencapai sembilan orang. Pihak Kemenhaj terus memantau situasi kesehatan, memberikan penanganan optimal, dan memastikan seluruh proses ibadah berlangsung dengan lancar hingga selesai.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *