Media Pendidikan – 01 Mei 2026 | Kediaman orangtua Anisa Rahma, mantan anggota grup musik Cherrybelle, terbakar hebat pada dini hari Kamis, 30 April 2026. Kebakaran melalap rumah yang berlokasi di Jalan Kebon Bibit, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, menelan seluruh harta benda keluarga dan menghilangkan kenangan masa kecil sang selebriti.
Rangkaian Kronologi Kebakaran
“Dilahap si jago merah,” ujar saksi mata yang berada di dekat lokasi, menggambarkan intensitas kobaran api yang melahap seluruh ruangan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun seluruh perabotan, foto-foto keluarga, serta barang pribadi Anisa hancur lebur.
Petugas menemukan bahwa penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Sementara itu, warga sekitar membantu mengevakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan dan memberikan dukungan moral kepada keluarga.
Reaksi Anisa Rahma dan Dampak Emosional
Melalui akun media sosialnya, Anisa Rahma menyampaikan rasa duka yang mendalam. Ia menulis, “Rumah masa kecil saya kini menjadi abu. Semua kenangan bersama orang tua saya hilang dalam sekejap. Terima kasih atas doa dan dukungan kalian.” Pernyataan ini menegaskan betapa pentingnya rumah tersebut sebagai saksi pertumbuhan pribadi dan kariernya.
Para penggemar dan rekan industri hiburan turut mengirimkan ucapan belasungkawa, menandakan ikatan kuat antara Anisa dengan publiknya. Sebagian besar komentar menyoroti pentingnya keamanan rumah dan perlunya pemeriksaan instalasi listrik secara rutin.
Data Pendukung dan Lokasi
- Alamat: Jalan Kebon Bibit, Tamansari, Bandung Wetan, Kota Bandung.
- Tanggal kejadian: 30 April 2026, pukul 02.30 WIB.
- Waktu pemadaman: selesai sekitar 04.15 WIB.
- Tim respon: DPB Bandung, sebanyak 12 unit pemadam.
Kebakaran ini menambah deretan insiden serupa yang menimpa rumah-rumah tua di wilayah Bandung, terutama yang tidak dilengkapi sistem alarm kebakaran modern.
Langkah Selanjutnya dan Penutup
Pihak kepolisian dan DPB akan melanjutkan penyelidikan untuk menentukan faktor pemicu kebakaran. Sementara itu, Anisa Rahma mengungkapkan rencananya untuk membangun kembali rumah tersebut bersama keluarga, dengan harapan dapat memulihkan kembali kenangan yang pernah terukir di sana.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan rumah, terutama di daerah padat penduduk seperti Bandung. Diharapkan langkah-langkah preventif dapat diambil agar tragedi serupa tidak terulang kembali.


Komentar