Media Pendidikan – 30 April 2026 | Jakarta, 28 April 2026 – Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta resmi memulai pembicaraan tentang pertukaran mahasiswa dengan Republik Turki dalam sebuah audiensi bersama Duta Besar Turki untuk Indonesia, Talip Küçükcan.
Pertemuan yang dilaksanakan di Kedutaan Besar Turki, Jakarta, dipimpin oleh Kepala Pusat Layanan Kerja Sama Internasional UIN, Prof. Arif Zamhari. Ia menegaskan komitmen kampus untuk memperluas jaringan kerja sama internasional yang dapat meningkatkan kualitas akademik, riset, serta kapasitas sivitas akademika.
\”UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berkomitmen memperluas kerja sama internasional yang berdampak nyata bagi pengembangan akademik, riset, dan peningkatan kapasitas sivitas akademika,\” ujar Prof. Zamhari dalam audiensi.
Dubes Talip menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan Turki untuk menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai payung hukum kolaborasi. Ia menekankan pentingnya model kerja sama yang lahir dari kebutuhan fakultas dan unit akademik.
\”Kami melihat pendekatan bottom‑up lebih produktif, karena lahir dari kebutuhan nyata di tingkat akademik. Dengan demikian, program kerja sama dapat berjalan aktif dan memberi manfaat jangka panjang,\” kata Dubes Talip.
Dalam diskusi, kedua pihak meninjau peluang penguatan kerja sama bilateral di bidang pendidikan, kebudayaan, dan penelitian. UIN berharap dapat mengaktifkan kembali kerja sama lama dengan Ankara University serta menjalin kemitraan dengan universitas terkemuka lain di Turki melalui program dual degree.
Rencana program dual tersebut mencakup pembukaan jalur studi bersama yang memungkinkan mahasiswa UIN memperoleh gelar ganda, sekaligus meningkatkan kompetensi global lulusan. Selain itu, Kedutaan Besar Turki menawarkan pendirian Resource Centre Turki di lingkungan kampus, yang akan menjadi pusat pembelajaran tentang sejarah, budaya, dan literatur bahasa Turki.
Di bidang mobilitas, Turki berjanji mendukung inisiasi program pertukaran mahasiswa dan partisipasi dalam Summer Course yang diselenggarakan bersama Marmara University. Kesempatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman akademik lintas negara bagi mahasiswa UIN.
Secara keseluruhan, langkah ini menandai upaya UIN Syarif Hidayatullah untuk menambah jaringan internasionalnya, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis Turki dalam bidang ilmu Islam dan ilmu pengetahuan modern.
Pengembangan kerja sama diharapkan akan terus berlanjut, dengan target penandatanganan MoU pada akhir tahun ini serta peluncuran program pertukaran pada tahun akademik berikutnya.


Komentar