Nasional
Beranda » Berita » Kasus Korupsi Tambang: Tersangka HZM Dijemput Paksa Kejagung Usai Dua Kali Mangkir

Kasus Korupsi Tambang: Tersangka HZM Dijemput Paksa Kejagung Usai Dua Kali Mangkir

Kasus Korupsi Tambang: Tersangka HZM Dijemput Paksa Kejagung Usai Dua Kali Mangkir
Kasus Korupsi Tambang: Tersangka HZM Dijemput Paksa Kejagung Usai Dua Kali Mangkir

Media Pendidikan – 23 April 2026 | Jakarta, 23 April 2026 – Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penjemputan paksa terhadap HZM, General Manager PT OOWL Indonesia, setelah ia tidak menanggapi dua panggilan penyidik terkait kasus korupsi tambang. Penangkapan ini menandai langkah tegas otoritas dalam menindak dugaan pelanggaran hukum di sektor pertambangan.

HZM, yang memegang posisi strategis sebagai General Manager di perusahaan tambang PT OOWL Indonesia, menjadi tersangka utama dalam penyelidikan yang menyasar praktik korupsi yang diduga melibatkan perizinan dan alokasi sumber daya tambang. Penyidik telah mengidentifikasi HZM sebagai figur kunci yang berpotensi memberikan suap atau gratifikasi untuk memperoleh keuntungan tidak sah.

Baca juga:

“Kejagung menjemput paksa HZM” menjadi pernyataan resmi yang menegaskan tindakan tersebut. Penegakan hukum ini diharapkan memberi sinyal bahwa tidak ada ruang bagi pihak manapun untuk menghindari kewajiban hukum, terutama dalam kasus yang melibatkan kepentingan publik seperti pertambangan.

Baca juga:

Data penyidik mencatat bahwa dua panggilan telah diberikan dalam rentang waktu yang singkat, namun tidak menghasilkan respons dari HZM. Penjemputan paksa dilaksanakan di lokasi kerjanya, dengan dukungan tim keamanan Kejagung. Langkah ini sekaligus mengamankan barang bukti yang berpotensi penting untuk mengungkap jaringan korupsi yang lebih luas di sektor tambang.

Baca juga:

Ke depan, HZM akan menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut di kantor Kejagung. Penyidik menyatakan akan terus menggali fakta-fakta terkait, termasuk kemungkinan melibatkan pihak lain dalam jaringan korupsi yang sama. Kasus ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memberantas praktik korupsi di industri strategis, sekaligus memberikan contoh tegas bagi pelaku serupa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *