Nasional
Beranda » Berita » Roy Suryo Sambut Sindiran Rismon Sianipar soal Ijazah Jokowi dengan Keheranan

Roy Suryo Sambut Sindiran Rismon Sianipar soal Ijazah Jokowi dengan Keheranan

Roy Suryo Sambut Sindiran Rismon Sianipar soal Ijazah Jokowi dengan Keheranan
Roy Suryo Sambut Sindiran Rismon Sianipar soal Ijazah Jokowi dengan Keheranan

Media Pendidikan – 22 April 2026 | Jakarta, 21 April 2026 – Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Roy Suryo, yang kini menjadi tersangka dalam kasus pencemaran nama baik, menyatakan keheranannya atas langkah Ahli Digital Forensik Rismon Hasiholan Sianipar yang meneliti keaslian ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pernyataan Roy muncul setelah Rismon secara terbuka mengajukan pertanyaan mengenai keabsahan dokumen akademik sang presiden.

Rismon Sianipar, yang dikenal memiliki latar belakang kuat dalam analisis forensik digital, menegaskan bahwa ia melakukan penyelidikan independen dengan tujuan mengungkap fakta objektif. Ia menambahkan bahwa proses verifikasi dokumen publik memang penting, terutama ketika menyangkut tokoh politik tinggi. Namun, Roy Suryo menanggapi langkah tersebut dengan nada tajam, mengutip kritik yang ia lontarkan kepada Rismon.

Baca juga:

“Kok berani meneliti ijazah Jokowi kalau ijazahnya sendiri palsu?” ujar Roy dalam sebuah wawancara singkat, menandakan ketidaksetujuan kuatnya terhadap penyelidikan tersebut. Ia menambahkan bahwa tindakan Rismon dapat menimbulkan kebingungan di masyarakat dan memicu spekulasi yang belum terbukti.

Sementara itu, pihak Rismon tidak memberikan komentar lebih lanjut mengenai tuduhan Roy. Namun, ia menegaskan kembali bahwa tujuan utama penyelidikan adalah untuk memastikan keabsahan dokumen akademik yang menjadi sorotan publik. Menurutnya, verifikasi semacam ini merupakan bagian dari proses transparansi yang seharusnya didukung oleh semua pihak, bukan menjadi bahan sindiran politik.

Baca juga:

Kasus ini terjadi dalam konteks yang lebih luas, di mana Roy Suryo sendiri sedang berada di bawah penyelidikan atas dugaan pencemaran nama baik. Penyelidikan terhadap Roy dimulai setelah ia menuduh pihak lain melakukan fitnah, meskipun detail lengkap mengenai proses hukum belum dipublikasikan secara resmi. Kondisi ini menambah ketegangan antara kedua tokoh, mengingat masing‑masing memiliki latar belakang profesional yang berbeda: Roy sebagai mantan pejabat pemerintah dan Rismon sebagai pakar forensik digital.

Para pengamat politik menilai bahwa perseteruan ini mencerminkan dinamika politik Indonesia yang kerap dipenuhi debat sengit mengenai integritas pejabat publik. Mereka menekankan pentingnya bukti yang kuat sebelum menilai keabsahan dokumen apa pun, termasuk ijazah presiden. Salah satu analis menuturkan, “Jika ada dugaan pemalsuan, maka penyelidikan harus dilakukan secara ilmiah dan independen, bukan melalui serangan pribadi”.

Baca juga:

Hingga kini, belum ada hasil resmi yang mengonfirmasi atau menolak tuduhan pemalsuan ijazah Jokowi. Pihak berwenang masih menunggu hasil pemeriksaan teknis yang mungkin melibatkan lembaga pendidikan terkait. Sementara itu, Roy Suryo tetap menegaskan bahwa kritik Rismon tidak berdasar dan menambah beban politik yang harus dihadapi oleh semua pihak yang terlibat.

Dengan berjalannya proses hukum dan investigasi, publik diharapkan dapat memperoleh klarifikasi yang faktual. Kedepannya, dinamika antara Roy Suryo dan Rismon Sianipar dapat menjadi contoh bagaimana perdebatan publik sebaiknya diiringi dengan pendekatan ilmiah dan bukan sekadar sindiran pribadi.

Berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *