Media Pendidikan – 20 April 2026 | Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Golkar Maluku Tenggara, Nus Kei, meninggal dunia setelah ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun pada sore hari Rabu, 20 April 2023. Penangkapan dua tersangka penikaman dilakukan oleh aparat kepolisian setempat tak lama setelah insiden, dan satu di antaranya diketahui berprofesi sebagai petarung Mixed Martial Arts (MMA).
Polisi segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan dua tersangka yang diduga terlibat dalam penikaman tersebut. Salah satu tersangka diketahui memiliki latar belakang sebagai atlet MMA, yang menjadi sorotan publik setelah terungkap. “Salah satu terduga pelaku petarung MMA,” demikian tertulis dalam laporan resmi kepolisian.
Identitas lengkap kedua tersangka belum diungkap, namun penyidik menyatakan bahwa motif penikaman masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari keluarga atau rekan kerja Nus Kei mengenai alasan di balik aksi brutal tersebut.
Bandara Karel Sadsuitubun, yang terletak di Ambon, Maluku, menjadi lokasi kejadian yang mengejutkan mengingat keamanan bandara biasanya berada di bawah pengawasan ketat. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan mengenai prosedur keamanan dan penanganan situasi darurat di fasilitas transportasi publik.
Sejumlah pejabat Golkar dan tokoh politik daerah menyampaikan rasa duka mendalam atas kehilangan Nus Kei. Mereka menegaskan pentingnya proses hukum yang transparan serta menuntut agar pelaku segera diproses sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Kasus ini juga menambah daftar insiden kekerasan politik di Indonesia yang memicu keprihatinan masyarakat luas. Data kepolisian mencatat bahwa sejak awal tahun 2023, terdapat 12 kasus serupa yang melibatkan tokoh politik daerah, dengan sebagian besar korban mengalami luka fatal.
Dengan penangkapan dua tersangka, pihak berwenang berharap dapat mempercepat proses penyelidikan dan memberikan keadilan bagi keluarga korban serta menegakkan supremasi hukum.


Komentar