Media Pendidikan – 19 April 2026 | Bandar Lampung menjadi saksi terbukanya Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 pada tingkat Provinsi Lampung. Acara yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR, Siti Fauziah, menegaskan bahwa para peserta adalah calon pemimpin bangsa yang akan mengisi posisi strategis dalam dua dekade mendatang.
Acara dimulai dengan sambutan resmi Siti Fauziah yang menekankan pentingnya meneladani semangat “Sai Bumi Ruwa Jurai”—sebuah nilai kebersamaan dan persatuan yang menjadi landasan bagi generasi muda. “Semangat ‘Sai Bumi Ruwa Jurai’ harus menjadi contoh bagi generasi muda,” ujar Siti Fauziah dalam pidatonya, menambahkan bahwa kompetisi ini tidak sekadar menguji pengetahuan, melainkan juga karakter dan kepemimpinan.
Peserta LCC yang berasal dari berbagai sekolah menengah atas di Lampung bersaing dalam empat pilar utama MPR, meliputi Pancasila, Undang‑Undang Dasar 1945, sistem pemerintahan, serta peran MPR dalam pembangunan nasional. Setiap pilar dirancang untuk menilai kedalaman pemahaman konstitusional serta kemampuan analitis peserta dalam konteks kebijakan publik.
Selama rangkaian kompetisi, peserta ditantang menjawab pertanyaan-pertanyaan kritis yang mencakup sejarah, prosedur legislatif, hingga skenario kebijakan masa depan. Penilaian dilakukan oleh tim juri yang terdiri dari akademisi, praktisi pemerintahan, dan perwakilan MPR. Hasil sementara menunjukkan tingkat persaingan yang tinggi, dengan banyak siswa menampilkan kemampuan argumentasi yang matang.
Acara ini juga menjadi ajang promosi nilai-nilai kebangsaan. Dengan menonjolkan semangat “Sai Bumi Ruwa Jurai”, penyelenggara berharap peserta dapat menginternalisasi rasa persatuan yang melintasi perbedaan suku, agama, dan budaya. Nilai tersebut diharapkan akan terbawa ke dalam tindakan nyata ketika mereka nantinya memegang peranan penting di panggung nasional.</n
Selain kompetisi, Siti Fauziah menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh siswa yang hadir. Ia mengingatkan bahwa kepemimpinan tidak hanya soal jabatan, melainkan tentang pelayanan kepada masyarakat dan komitmen untuk menjaga keutuhan bangsa. “Kita membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berintegritas dan berjiwa kebangsaan,” tegasnya.
Para peserta, setelah menyelesaikan tahap kompetisi, diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para pejabat MPR dan tokoh pendidikan. Sesi tanya jawab ini memberikan wawasan praktis tentang tantangan yang akan mereka hadapi di masa depan, sekaligus membuka jaringan yang dapat memperkuat karir mereka di bidang publik.
Dengan berakhirnya acara pembukaan LCC Empat Pilar MPR RI, diharapkan semangat kompetisi ini akan terus menginspirasi siswa-siswa Lampung untuk terus belajar, berinovasi, dan menegakkan nilai-nilai kebangsaan. Penyelenggaraan LCC tingkat provinsi menjadi langkah strategis dalam menyiapkan kader pemimpin yang siap mengemban amanat konstitusi serta memajukan Indonesia menuju masa depan yang lebih sejahtera.


Komentar