Nasional
Beranda » Berita » Kementerian dan Kota Tangerang Luncurkan Rumah Modular untuk Percepat Program Tiga Juta Rumah

Kementerian dan Kota Tangerang Luncurkan Rumah Modular untuk Percepat Program Tiga Juta Rumah

Kementerian dan Kota Tangerang Luncurkan Rumah Modular untuk Percepat Program Tiga Juta Rumah
Kementerian dan Kota Tangerang Luncurkan Rumah Modular untuk Percepat Program Tiga Juta Rumah

Media Pendidikan – 18 April 2026 | JAKARTAKementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Permukiman) bersama Pemerintah Kota Tangerang menandai dukungan mereka terhadap pembangunan rumah modular pada Jumat, 17 April 2024, melalui soft launching tipe 27 meter persegi di Rumah Budaya Betawi, Cipondoh, Tangerang, Banten.

Inisiatif ini ditujukan untuk mempercepat realisasi program tiga juta rumah yang dicanangkan pemerintah, sekaligus menyediakan hunian layak bagi korban bencana. Rumah modular dipandang sebagai solusi efisien karena proses produksi yang terstandarisasi dapat memangkas waktu dan biaya pembangunan dibandingkan metode konvensional.

Baca juga:

Dalam sambutannya, pejabat Kementerian Permukiman menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengoptimalkan teknologi konstruksi baru. Ia menyatakan, “rumah modular sebagai solusi percepatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat”. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen kementerian untuk mengintegrasikan inovasi ke dalam agenda perumahan nasional.

Soft launching yang berlangsung di Rumah Budaya Betawi menampilkan satu unit rumah modular berukuran 27 meter persegi, lengkap dengan ruang tamu, kamar tidur, dapur, dan kamar mandi. Unit tersebut dirancang agar mudah dipindahkan dan dapat diproduksi secara massal di pabrik, sehingga mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja lapangan yang intensif.

Baca juga:
  • Lokasi peluncuran: Rumah Budaya Betawi, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten.
  • Tanggal: 17 April 2024.
  • Luas tipe: 27 m².
  • Target: mendukung program tiga juta rumah serta penyaluran rumah bagi korban bencana.

Data resmi menunjukkan bahwa hingga akhir 2023, pemerintah telah menyiapkan rencana pembangunan lebih dari 3,2 juta unit rumah, namun realisasinya masih di bawah target. Penerapan rumah modular diperkirakan dapat menambah laju pembangunan hingga 15-20 persen, menurunkan waktu konstruksi dari rata‑rata 12 bulan menjadi sekitar 4-6 bulan.

Pemerintah Kota Tangerang juga menyatakan kesiapan lahan dan infrastruktur pendukung untuk proyek percontohan ini. Diharapkan model ini dapat direplikasi di kota‑kota lain yang memiliki kebutuhan mendesak akan hunian, terutama di wilayah rawan bencana.

Baca juga:

Ke depan, Kementerian Permukiman berencana melakukan evaluasi terhadap performa rumah modular yang telah diproduksi, termasuk aspek kualitas, biaya, dan kepuasan penghuni. Hasil evaluasi akan menjadi dasar kebijakan lanjutan untuk memperluas skala produksi dan distribusi rumah modular di seluruh Indonesia.

Dengan langkah konkret ini, pemerintah berharap dapat mempercepat pencapaian target tiga juta rumah, sekaligus memberikan solusi perumahan yang cepat, terjangkau, dan layak bagi masyarakat luas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *