Hiburan
Beranda » Berita » Tamara Bleszynski Absen di Akad Teuku Rassya Akibat Miskomunikasi Baju, Nurah Pasya Ungkap Ibu Tiri Bayar Sendiri

Tamara Bleszynski Absen di Akad Teuku Rassya Akibat Miskomunikasi Baju, Nurah Pasya Ungkap Ibu Tiri Bayar Sendiri

Tamara Bleszynski Absen di Akad Teuku Rassya Akibat Miskomunikasi Baju, Nurah Pasya Ungkap Ibu Tiri Bayar Sendiri
Tamara Bleszynski Absen di Akad Teuku Rassya Akibat Miskomunikasi Baju, Nurah Pasya Ungkap Ibu Tiri Bayar Sendiri

Media Pendidikan – 15 April 2026 | Jakarta – Pada acara akad pernikahan Teuku Rassya yang berlangsung akhir pekan lalu, artis senior Tamara Bleszynski tidak hadir di sisi mempelai wanita. Ketiadaan ia kemudian dikaitkan dengan miskomunikasi terkait seragam yang seharusnya dipakai oleh Nurah Pasya, putri pengantin, menjelang acara.

Nurah Pasya, yang menjadi sorotan karena mengenakan pakaian tradisional buatan sendiri, menjelaskan kronologi kejadian dalam sebuah pernyataan kepada media. Menurutnya, ia dan ibunda tirinya (ibu tiri) memutuskan untuk menjahit seragam secara mandiri karena tidak ada waktu untuk memesan secara komersial. “Saya dan ibu tiri membuat seragamnya sendiri, dan kami menanggung semua biaya. Tidak ada pihak lain yang terlibat,” ujar Nurah dengan tegas.

Baca juga:

Masalah muncul ketika panitia acara mengirimkan undangan resmi yang mencantumkan dress code khusus untuk tamu penting, termasuk Tamara Bleszynski. Karena tidak ada koordinasi yang jelas antara tim produksi, manajemen artis, dan keluarga pengantin, informasi mengenai pakaian yang harus dipakai Tamara tidak sampai dengan tepat waktu. Akibatnya, Tamara memutuskan untuk tidak hadir demi menghindari potensi kesalahpahaman di depan publik.

Manajer Tamara Bleszynski kemudian mengonfirmasi bahwa keputusan tersebut bersifat sementara dan didasari pada pertimbangan profesional. “Kami menghormati keputusan Tamara untuk menunda kehadirannya demi menjaga citra acara dan menghindari spekulasi yang tidak perlu,” kata manajer tersebut.

Baca juga:

Nurah menambahkan, meskipun seragamnya dibuat secara pribadi, ia tetap mengikuti arahan panitia mengenai warna dan motif yang diinginkan. “Kami ingin tetap menghormati tradisi sekaligus menyesuaikan dengan budget keluarga. Oleh karena itu, semua biaya kami tanggung sendiri,” tegasnya.

Sementara itu, pihak penyelenggara acara menyatakan bahwa mereka menyesal atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berjanji akan meningkatkan prosedur komunikasi untuk acara serupa di masa mendatang. “Kami akan meninjau kembali alur informasi antara semua pihak yang terlibat, termasuk artis, manajemen, dan tim produksi, agar tidak terulang lagi,” ujar juru bicara panitia.

Baca juga:

Kasus ini menyoroti pentingnya koordinasi yang tepat dalam penyelenggaraan acara publik, khususnya yang melibatkan tokoh publik. Dalam dunia hiburan, kesalahan komunikasi dapat berujung pada spekulasi media yang cepat menyebar, memengaruhi persepsi publik terhadap artis dan penyelenggara.

Ke depan, keluarga pengantin berencana mengadakan resepsi lanjutan yang akan mengundang kembali Tamara Bleszynski sebagai tamu kehormatan, dengan harapan semua pihak dapat menyelesaikan perbedaan secara profesional. “Kami berharap hubungan baik tetap terjaga, dan semua pihak dapat menikmati momen bahagia tanpa hambatan,” tutup Nurah Pasya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *