Daerah
Beranda » Berita » Wagub DKI Rano Karno Dorong Planetarium Jadi Destinasi Wisata Edukasi di Kawasan Equator Bonjol

Wagub DKI Rano Karno Dorong Planetarium Jadi Destinasi Wisata Edukasi di Kawasan Equator Bonjol

Wagub DKI Rano Karno Dorong Planetarium Jadi Destinasi Wisata Edukasi di Kawasan Equator Bonjol
Wagub DKI Rano Karno Dorong Planetarium Jadi Destinasi Wisata Edukasi di Kawasan Equator Bonjol

Media Pendidikan – 14 April 2026 | Baru-baru ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan wisata berbasis pengetahuan dengan mengusulkan planetarium sebagai destinasi wisata edukasi baru. Pengumuman ini disampaikan dalam sebuah acara yang menyoroti pentingnya kolaborasi antar wilayah untuk memperkuat nilai edukatif dalam sektor pariwisata.

Rano Karno menekankan bahwa planetarium tidak sekadar menjadi sarana hiburan, melainkan juga media pembelajaran yang dapat menumbuhkan rasa ingin tahu generasi muda. “Planetarium tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media pembelajaran yang dapat menumbuhkan rasa ingin tahu generasi muda,” ujarnya dalam sambutan resmi.

Baca juga:

Inisiatif ini membuka peluang kolaborasi antara DKI Jakarta dan kawasan Equator Bonjol di Pasaman, Sumatra Barat. Kawasan tersebut dikenal karena letaknya yang berada tepat di garis khatulistiwa, menjadikannya latar yang strategis untuk pengembangan planetarium yang mengintegrasikan konsep astronomi dengan karakter geografis lokal.

Pengembangan planetarium di Equator Bonjol diharapkan dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara yang tertarik pada pengalaman belajar yang interaktif. Selain meningkatkan kunjungan wisata, proyek ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang sains dan teknologi melalui program edukasi terstruktur.

Baca juga:

Kawasan Equator Bonjol terletak di Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat, dan memiliki potensi alam serta budaya yang kaya. Dengan menambahkan fasilitas planetarium, pemerintah berupaya mengoptimalkan potensi tersebut menjadi produk wisata yang edukatif, sekaligus memperkuat citra daerah sebagai pusat pembelajaran sains.

Secara keseluruhan, dorongan Rano Karno menandai langkah penting dalam diversifikasi produk wisata Indonesia. Jika kolaborasi ini berjalan lancar, planetarium di Equator Bonjol dapat menjadi contoh sukses integrasi antara edukasi dan pariwisata, memberi manfaat ekonomi dan sosial bagi kedua wilayah yang terlibat.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *