Media Pendidikan – 14 April 2026 | Kompetisi BRI Super League 2026 kini memasuki fase krusial menjelang penutupan, di mana PSM Makassar harus menuntaskan tujuh laga terakhir untuk menentukan posisi akhir mereka. Pertandingan-pertandingan tersebut akan berlangsung dalam rentang tiga minggu ke depan, mulai dari pekan ke-29 hingga pekan ke-35 musim ini, dan menjadi sorotan utama para pendukung serta pengamat sepakbola nasional.
Setelah menempati posisi menengah dengan poin yang belum cukup untuk mengamankan tempat aman, PSM harus mengumpulkan hasil positif untuk menghindari zona degradasi. Jadwal sisa pertandingan mereka meliputi pertemuan melawan tim-tim papan atas seperti Persija Jakarta, PSM menghadapi Persib Bandung, serta laga melawan klub-klub yang sedang berjuang untuk lolos ke zona Asia. Setiap laga akan dilaksanakan di Stadion Andi Mattalatta atau kandang lawan, tergantung pada urutan jadwal resmi liga.
Manajer PSM, Abdulrahman, menegaskan pentingnya konsistensi tim pada fase ini. “Kami tidak bisa menyerah di sisa tujuh pertandingan ini,” ujarnya dalam konferensi pers pra-laga terakhir. Ia menambahkan bahwa strategi akan difokuskan pada pertahanan yang rapat dan serangan balik cepat, mengingat kualitas lawan yang semakin meningkat pada akhir musim.
Statistik tim menunjukkan bahwa dalam lima pertandingan terakhir sebelum fase ini, PSM mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan, dengan selisih gol negatif tiga. Dengan rata-rata penguasaan bola sekitar 48 persen dan tembakan ke gawang rata-rata 4,5 kali per pertandingan, pelatih menekankan perlunya peningkatan efektivitas di lini akhir. Pemain kunci seperti striker Andri Setiawan diharapkan kembali fit setelah cedera otot, sementara gelandang veteran Dimas Satria diprediksi menjadi penggerak serangan utama.
Selain faktor taktis, dukungan suporter menjadi elemen penting. Kelompok supporter PSM, “Makonese”, berjanji akan mengisi tribun dengan vokalitas tinggi, terutama pada laga kandang melawan Persija Jakarta yang diprediksi menjadi pertandingan penentu. “Suporter adalah 12‑a‑man, kami akan memberikan semangat hingga peluit akhir,” kata ketua kelompok supporter, Rudi Hartono.
Jika PSM berhasil meraih minimal 12 poin dari sisa tujuh pertandingan, mereka berpeluang menutup musim di posisi aman di atas zona degradasi. Namun, kegagalan mengumpulkan poin cukup dapat menjerumuskan mereka ke pertempuran keras di zona terendah, dengan risiko turun ke divisi berikutnya.
Ke depan, fokus utama tim adalah menjaga konsistensi performa, meminimalkan kesalahan defensif, dan memaksimalkan peluang dalam setiap serangan. Pengumuman susunan pemain dan taktik akan terus dipantau menjelang setiap laga, sementara para penggemar menantikan aksi menegangkan yang dapat menentukan nasib PSM Makassar di BRI Super League musim depan.


Komentar