Media Pendidikan – 12 April 2026 | Presiden Prabowo Subianto menyerukan seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk tidak merendahkan diri dalam menilai bangsa sendiri. Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan melimpah yang harus dijaga dan dihargai, serta bahwa rasa hormat terhadap kebudayaan menjadi indikator utama kemajuan suatu negara.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyoroti bahwa kebanggaan nasional tidak dapat dipisahkan dari penghargaan terhadap warisan budaya. Menurutnya, bangsa yang besar bukan sekadar dilihat dari ukuran wilayah atau jumlah penduduk, melainkan dari kemampuan meneladani, melestarikan, dan mengembangkan nilai‑nilai budaya yang dimiliki.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati budayanya,” ujar Prabowo dengan tegas. Pernyataan itu menjadi inti pesan yang ingin ia sampaikan kepada publik, bahwa rasa rendah diri terhadap identitas budaya dapat menggerogoti kekuatan kolektif bangsa.
Prabowo mengingatkan bahwa Indonesia, dengan ragam suku, bahasa, dan tradisi, memiliki potensi yang sangat besar untuk bersaing di kancah internasional bila budaya dijadikan landasan kebijakan pembangunan. Ia menekankan pentingnya pendidikan budaya di semua jenjang, serta peran aktif pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan individu dalam melestarikan warisan budaya yang ada.
Penutupnya, Prabowo mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menumbuhkan rasa kebanggaan yang sehat, menghindari perbandingan yang merendahkan, dan fokus pada upaya bersama memperkuat identitas budaya. Dengan demikian, bangsa Indonesia diharapkan dapat menapaki jenjang kemajuan yang lebih tinggi, selaras dengan nilai‑nilai kebudayaan yang dijunjung tinggi.


Komentar