Olahraga
Beranda » Berita » Eks Persija dan Legenda Timnas Indonesia, Sutan Harhara, Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Eks Persija dan Legenda Timnas Indonesia, Sutan Harhara, Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Eks Persija dan Legenda Timnas Indonesia, Sutan Harhara, Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
Eks Persija dan Legenda Timnas Indonesia, Sutan Harhara, Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Media Pendidikan – 11 April 2026 | Sutan Harhara, mantan pemain Persija Jakarta dan bek andalan Timnas Indonesia, resmi dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (11/4/2026) dini hari di RSUD Tangerang Selatan. Ia wafat pada usia 73 tahun setelah berjuang melawan penyakit yang tidak diungkapkan secara rinci.

Karier Sutan dimulai di era 1970-an, ketika ia memperkuat tim-tim lokal seperti UMS Tunas Jakarta, Indonesia Muda, dan Jayakarta sebelum bergabung dengan Persija Jakarta. Bersama “Macan Kemayoran”, ia membantu meraih dua gelar Liga Indonesia pada tahun 1973 dan 1975, menjadikannya salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah klub.

Baca juga:

Di level internasional, Sutan berperan sebagai fullback serbaguna bagi Timnas Indonesia. Ia tampil dalam Kualifikasi Piala Dunia 1974 dan berkesempatan melawan tim-tim kuat seperti Uruguay, Denmark, serta Manchester United pada tahun 1975. Selain itu, ia turut berkontribusi dalam dua edisi SEA Games, yakni 1977 di Malaysia dan 1979 di Indonesia, di mana Timnas berhasil meraih medali perak pada kedua ajang tersebut.

Setelah Gantung Sepatu

Setelah pensiun sebagai pemain, Sutan tidak meninggalkan dunia sepak bola. Ia memulai karier kepelatihan dengan mengelola klub-klub seperti PSMS Medan (2003‑2005), PSIS Semarang (2006), dan Persela Lamongan (2016). Selain itu, ia pernah melatih Persikota Tangerang, Persegi Gianyar, Semen Padang, dan bahkan Persikabo 1973 U‑20. Pada tahun 2010, Sutan sempat menjabat sebagai Direktur Teknik PSSI, meski masa jabatan tersebut singkat karena ia kembali fokus pada tugas kepelatihan di level klub.

Baca juga:

Peran Sutan sebagai komentator sepak bola juga tak dapat diabaikan. Suaranya yang berpengalaman sering terdengar dalam siaran televisi, memberikan analisis tajam dan menambah nilai hiburan bagi para penggemar.

Reaksi dan Penghormatan

Persija Jakarta resmi mengeluarkan pernyataan belasungkawa melalui akun media sosialnya, menyebut Sutan sebagai “legenda sepak bola Indonesia” yang telah memberikan kontribusi besar bagi klub. “Keluarga Persija mengucapkan bela sungkawa terdalam atas berpulangnya Sutan Harhara. Semasa membela Persija, beliau memiliki peran besar dalam mempersembahkan dua gelar Liga Indonesia pada tahun 1973 dan 1975 untuk Macan Kemayoran,” bunyi pernyataan tersebut.

Baca juga:

Berbagai tokoh sepak bola, mantan rekan setim, dan penggemar juga menyampaikan duka cita, menekankan betapa Sutan selalu menunjukkan dedikasi, profesionalisme, dan semangat sportivitas baik di dalam maupun di luar lapangan.

Keluarga Sutan Harhara kini tengah berduka. Harapan dan doa mengalir dari seluruh komunitas sepak bola Indonesia, mengingat jejaknya yang tak terhapuskan dalam sejarah Persija dan Timnas. Semoga almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *