Gaya Hidup
Beranda » Berita » 5 Ide Mix and Match Batik untuk Ngantor ala Dave Tjoa: Gaya Profesional Tanpa Kaku

5 Ide Mix and Match Batik untuk Ngantor ala Dave Tjoa: Gaya Profesional Tanpa Kaku

5 Ide Mix and Match Batik untuk Ngantor ala Dave Tjoa: Gaya Profesional Tanpa Kaku
5 Ide Mix and Match Batik untuk Ngantor ala Dave Tjoa: Gaya Profesional Tanpa Kaku

Media Pendidikan – 26 April 2026 | Dave Tjoa, seorang influencer mode di Indonesia, membagikan lima cara mengkombinasikan batik agar cocok dipakai di lingkungan kerja tanpa menimbulkan kesan berlebihan. Ide-ide tersebut menekankan penggunaan batik secara modern, memadukannya dengan potongan pakaian lain yang lebih netral.

“Batik bisa dipakai ke kantor tanpa terlihat terlalu formal atau ramai dengan mix & match yang tepat,” ujar Tjoa dalam penjelasannya. Berikut rangkaian lima kombinasi yang dapat dipertimbangkan:

Baca juga:
  • Kemeja batik + blazer berwarna netral: Padukan kemeja batik motif halus dengan blazer abu‑abu atau navy untuk menyeimbangkan warna dan memberi kesan rapi.
  • Rok batik midi + blus polos: Pilih rok batik berpotongan A‑line dan padukan dengan blus berwarna putih atau krem, menghasilkan tampilan feminin namun tetap sopan.
  • Celana panjang batik + atasan solid: Celana batik dengan potongan lurus dapat dikombinasikan dengan kaos atau kemeja berwarna solid, cocok untuk suasana kantor yang santai.
  • Dress batik + outer jacket: Dress batik dengan panjang hingga lutut tampak profesional bila dipadukan dengan jaket kulit atau blazer hitam.
  • Aksesori batik (das, syal) + pakaian monokrom: Jika ingin menambahkan sentuhan batik secara subtle, gunakan das atau syal batik pada setelan berwarna satu.

Setiap kombinasi menekankan keseimbangan antara motif tradisional dan siluet modern, sehingga pemakainya tetap terasa nyaman dan percaya diri di tempat kerja. Menurut Tjoa, pendekatan ini membantu karyawan mengekspresikan identitas budaya tanpa mengorbankan standar profesionalitas.

Baca juga:

Dengan mengikuti lima saran tersebut, para profesional dapat menampilkan gaya kerja yang stylish, tetap menghormati nilai-nilai batik, dan menghindari penampilan yang terlalu formal atau berlebihan.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *