Media Pendidikan – 22 Mei 2026 | Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI sedang memverifikasi dugaan adanya kekerasan terhadap sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 setelah kapal mereka dicegat militer Israel.
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri RI, Henny Hamidah, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan kebenaran video yang beredar terkait dugaan kekerasan terhadap para relawan tersebut.
"Kalau terkait video-video itu, kami masih belum memastikan video itu benar atau tidak, namun demikian kita akan terus mencari tahu kebenaran dari video-video tersebut," kata Henny.
Kemlu masih terus melakukan verifikasi terkait posisi, kondisi, serta akses komunikasi terhadap para WNI tersebut melalui jalur diplomatik dan komunikasi dengan negara pihak ketiga.
Sementara itu, lembaga bantuan hukum ‘Adalah’ yang menjadi kuasa hukum relawan Global Sumud Flotilla melaporkan seluruh aktivis yang ditahan telah dibebaskan dari Penjara Ktziot menjelang proses deportasi.


Komentar