Media Pendidikan – 19 Mei 2026 | Seorang mantan tahanan AS mengaku bahwa ia telah ditahan selama 14 bulan tanpa tuduhan di Afganistan. Ia mengatakan bahwa ia ditahan oleh pasukan AS di Afganistan dan tidak pernah diberitahu tentang alasan penahanannya. “Saya tidak pernah diberitahu tentang apa yang saya lakukan salah, atau apa yang saya harus lakukan untuk keluar dari penjara,” katanya. Ia juga mengaku bahwa ia telah mengalami penindasan dan penyiksaan selama penahanannya.
Ia mengatakan bahwa ia telah ditahan di sebuah penjara rahasia di Afganistan, di mana ia tidak pernah diberikan akses ke pengacara atau keluarganya. “Saya merasa seperti saya telah kehilangan identitas saya, saya tidak tahu siapa saya lagi,” katanya. Ia juga mengaku bahwa ia telah mengalami kesulitan untuk kembali ke kehidupan normal setelah dibebaskan dari penjara.
Penahanan tanpa tuduhan ini telah menjadi isu yang kontroversial di Afganistan, di mana banyak orang yang telah ditahan tanpa alasan yang jelas. Pemerintah AS telah mengaku bahwa mereka telah melakukan kesalahan dalam penanganan penahanan di Afganistan, tetapi belum banyak yang dilakukan untuk memperbaiki situasi ini.


Komentar