Sains & Teknologi
Beranda » Berita » Kasus Kabel Nyangkut di Aksesori Bumper, Pakar Dorong SOP Keselamatan di SPKLU

Kasus Kabel Nyangkut di Aksesori Bumper, Pakar Dorong SOP Keselamatan di SPKLU

Kasus Kabel Nyangkut di Aksesori Bumper, Pakar Dorong SOP Keselamatan di SPKLU
Kasus Kabel Nyangkut di Aksesori Bumper, Pakar Dorong SOP Keselamatan di SPKLU

Media Pendidikan – 18 Mei 2026 | Mobil listrik Hyundai di SPKLU rest area KM 130 A di tol Trans Jawa menjadi alarm yang membangunkan permasalahan ekosistem battery electric vehicle (BEV) yang belum matang. Pengamat otomotif Yannes Martinus Pasaribu menilai risiko di SPKLU lebih tinggi dibandingkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) konvensional.

Yannes membandingkan fasilitas publik lainnya seperti SPBU yang memiliki standar visual keselamatan nasional yang konsisten di seluruh Indonesia. Sementara itu, ketentuan di SPKLU bergantung pada masing-masing penyedia.

Baca juga:

Yannes menjelaskan, pengguna SPKLU sering kali menganggap aktivitas pengisian daya layaknya menggunakan listrik rumah tangga, padahal di balik proses pengisian daya mobil listrik melibatkan tegangan tinggi dan komponen dengan massa besar yang memiliki potensi bahaya lebih kompleks.

Baca juga:

Saat ini, baru ada regulasi dari sisi pengadaan infrastruktur lewat Permen ESDM 1/2023 dan Perpres 55/2019 yang mengatur penyedia dan standar teknis, bukan panduan perilaku pengguna.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *