Gaya Hidup
Beranda » Berita » Rumah Aman Harus Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan

Rumah Aman Harus Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan

Rumah Aman Harus Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan
Rumah Aman Harus Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan

Media Pendidikan – 11 Mei 2026 | Pemerintah menekankan pentingnya Rumah Aman sebagai pusat perlindungan dan pemulihan bagi korban kekerasan. Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, mengatakan bahwa Rumah Aman harus menjadi ekosistem perlindungan yang menyediakan perlindungan, rehabilitasi, dan dukungan untuk membangun kembali rasa percaya diri korban.

Rumah Aman di NTT yang telah terintegrasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas melalui pelatihan menjahit bagi para penyintas adalah contoh yang baik. Program tersebut dinilai menjadi bekal penting untuk membangun kemandirian ekonomi korban setelah keluar dari shelter.

Baca juga:

Kepala Rumah Aman, Suster Rita Tangguhana, menyebut budaya patriarki dan stigma sosial sebagai hambatan besar penanganan korban kekerasan seksual. Akibat tekanan lingkungan dan rasa malu, banyak korban memilih diam dan enggan melaporkan kekerasan yang dialaminya.

Baca juga:

Rumah Aman harus menjadi ruang pemulihan menyeluruh bagi korban kekerasan, bukan sekadar tempat berlindung. Korban tetap mendapat pendidikan, pendampingan psikologis, layanan kesehatan, serta pelatihan kerja untuk masa depan lebih baik.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *