Media Pendidikan – 10 Mei 2026 | Kemudahan pinjol dan paylater telah menjadi jalan pintas yang populer di kalangan anak muda. Namun, banyak di antaranya telah terjebak utang demi kebutuhan mendesak hingga gaya hidup konsumtif.
Pinjol dan paylater memang menawarkan kemudahan dalam meminjam uang dengan jumlah yang cukup besar, tanpa memerlukan proses verifikasi yang rumit. Namun, hal ini juga membuat banyak anak muda tidak bertanggung jawab dalam mengelola pinjaman mereka.
‘Saya meminjam uang dari pinjol untuk membeli smartphone yang saya inginkan,’ kata Rina, pelajar SMA. ‘Saya tidak sadar bahwa saya harus membayar bunga yang cukup tinggi.’
Rina bukanlah kasus yang unik. Banyak anak muda telah jatuh ke dalam perangkap pinjol dan paylater, dengan bunga yang tinggi dan jangka waktu pembayaran yang panjang.
Diketahui bahwa sekitar 70% dari pinjaman online di Indonesia digunakan untuk membeli barang konsumtif. Hal ini menunjukkan bahwa banyak anak muda telah terjebak dalam pola konsumsi yang tidak seimbang.
‘Kita harus waspada terhadap kemudahan pinjol dan paylater,’ kata Dr. Andri, seorang ahli ekonomi. ‘Kita harus mengajarkan anak muda bagaimana mengelola keuangan dengan bijak.’


Komentar