Sains & Teknologi
Beranda » Berita » Chery REEV: Motor E-VO 007 Listrik Penuh dengan Generator Bensin di Beijing Auto Show 2026

Chery REEV: Motor E-VO 007 Listrik Penuh dengan Generator Bensin di Beijing Auto Show 2026

Chery REEV: Motor E-VO 007 Listrik Penuh dengan Generator Bensin di Beijing Auto Show 2026
Chery REEV: Motor E-VO 007 Listrik Penuh dengan Generator Bensin di Beijing Auto Show 2026

Media Pendidikan – 04 Mei 2026 | Beijing Auto Show 2026 menjadi panggung bagi Chery Group untuk memperkenalkan motor konsep terbarunya, E-VO 007 REEV. Motor ini mengusung teknologi kendaraan listrik dengan tambahan mesin bensin yang berfungsi sebagai generator, sehingga menawarkan jarak tempuh lebih panjang tanpa mengorbankan sensasi berkendara listrik.

Konsep REEV (Range‑Extended Electric Vehicle) pada E-VO 007 berarti seluruh roda digerakkan oleh motor listrik, sementara mesin bensin hanya berperan mengisi daya baterai ketika kapasitasnya menipis. Seperti yang dijelaskan dalam materi resmi pameran, “Motor ini mengusung sistem Range‑Extended Electric Vehicle (REEV), di mana roda sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik. Sementara itu, mesin bensin yang dibenamkan hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai.” Pendekatan ini memberikan kebebasan kepada pengendara untuk menempuh jarak jauh tanpa tergantung pada jaringan pengisian listrik yang masih terbatas di banyak wilayah.

Baca juga:

Desain E-VO 007 menampilkan gaya futuristik yang disebut “cyber‑cruiser”. Garis bodi yang tajam dan agresif dipadukan dengan panel lampu LED memberikan kesan kendaraan masa depan. Di dalam kabin, pengendara disuguhkan layar TFT berukuran besar serta sistem peringatan keselamatan berbasis sensor yang dapat mendeteksi bahaya di sekitar. Semua fitur tersebut dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan, sekaligus menegaskan identitas premium motor listrik modern.

Baca juga:

Strategi Chery dengan meluncurkan REEV tidak lepas dari kondisi pasar Indonesia dan Asia Tenggara, di mana infrastruktur pengisian daya listrik masih dalam tahap pembangunan. Keberadaan mesin bensin sebagai penopang energi memungkinkan motor ini menjangkau konsumen yang menginginkan kepraktisan motor listrik namun khawatir akan kehabisan daya di perjalanan panjang. Menurut pihak Chery, motor REEV ini menjadi bagian penting dalam ekosistem mobilitas baru yang mencakup mobil, sepeda listrik, dan kendaraan roda dua yang terhubung secara digital.

Baca juga:

Meski masih berstatus konsep, tim pengembangan Chery mengonfirmasi bahwa E-VO 007 REEV berada pada tahap penyempurnaan akhir dan dijadwalkan masuk produksi massal pada akhir tahun 2026. Jika rencana tersebut berjalan lancar, motor ini dapat menjadi pionir di segmen motor listrik hybrid, membuka peluang bagi produsen lain untuk mengeksplorasi teknologi serupa. Dengan kombinasi listrik penuh dan dukungan generator bensin, Chery berharap dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik di pasar yang masih mengandalkan bahan bakar konvensional.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *