Media Pendidikan – 04 Mei 2026 | Masjidil Haram di Mekkah kini menyediakan layanan mobil listrik atau golf cart khusus untuk membantu jemaah yang mengalami kelelahan saat menjalankan ibadah tawaf. Layanan ini ditujukan terutama bagi jemaah lansia yang stamina berkurang, sehingga mereka dapat melanjutkan ibadah tanpa harus berhenti lama.
Fasilitas golf cart ini dikelola oleh otoritas haji setempat dengan sistem tarif tetap yang dirancang untuk menghilangkan praktik negosiasi harga yang sebelumnya kerap terjadi, terutama dengan pendorong kursi roda. Harga layanan ditetapkan sebesar 200 riyal per orang untuk paket umrah lengkap, tanpa perubahan meski dalam kondisi ramai. “Harganya tetap 200 riyal per orang untuk paket umrah lengkap,” ujar Ridwan Siswanto, Kepala Seksi PKP2JH Daker Makkah.
Satu unit golf cart hanya dapat menampung maksimal empat penumpang, sehingga kenyamanan dan kekhusyukan ibadah tetap terjaga selama melakukan tawaf atau sa’i. Bagi jemaah yang hanya membutuhkan bantuan pada fase sa’i, tersedia paket parsial dengan tarif 100 riyal per orang untuk menyelesaikan tujuh putaran sa’i. Tarif ini berlaku per jemaah, bukan per kendaraan, sehingga tidak ada biaya tambahan bagi penumpang lain.
Pembayaran tiket layanan ini diatur menyerupai sistem stasiun modern, memungkinkan jemaah melakukan pembayaran tunai atau melalui aplikasi digital resmi. Sistem ini menjamin transparansi dan memudahkan proses registrasi, sehingga jemaah tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan kendaraan listrik.
Selain golf cart, otoritas juga menyediakan penyewaan kursi roda mandiri di lantai dua tanpa pendorong. Fasilitas ini cocok bagi keluarga yang ingin mendampingi langsung anggota lansia tanpa harus mengandalkan pendorong kursi roda. Kedua layanan ini mencerminkan modernisasi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, menggabungkan teknologi dengan tradisi.
Data resmi menunjukkan bahwa sejak penerapan layanan ini, terjadi penurunan signifikan pada keluhan kelelahan di kalangan jemaah lansia, dengan estimasi penurunan sekitar 30 persen dibandingkan periode sebelumnya. Jumlah golf cart yang beroperasi kini mencapai 120 unit, tersebar di beberapa titik strategis di sekitar area Masjidil Haram.
Implementasi tarif tetap dan sistem pembayaran digital diharapkan dapat menjadi model bagi pelaksanaan ibadah di lokasi suci lainnya, mengingat keberhasilan pilot program ini dalam meningkatkan kepuasan jemaah serta mengurangi potensi konflik tarif.
Dengan layanan ini, jemaah lansia dapat menunaikan ibadah secara lebih nyaman, sementara pihak pengelola Masjidil Haram terus berupaya menambah fasilitas serupa demi menjawab tantangan demografis jemaah yang semakin beragam.


Komentar