Media Pendidikan – 01 Mei 2026 | Jakarta, 1 Mei 2026 – Laboratorium Suara Indonesia merilis hasil survei terbaru yang menilai tingkat kepuasan publik terhadap PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo. Survei yang dilakukan hingga Maret 2026 mencatat bahwa 85,8 persen responden menyatakan puas dengan kinerja perusahaan pelabuhan negara tersebut.
Survei ini merupakan bagian dari rangkaian studi rutin Laboratorium Suara Indonesia untuk mengukur persepsi masyarakat terhadap layanan publik. Metode pengambilan sampel meliputi responden dari berbagai wilayah di Indonesia, dengan rentang usia dan latar belakang ekonomi yang beragam, sehingga hasilnya dianggap representatif bagi keseluruhan populasi.
Detail Hasil Survei
Angka kepuasan 85,8 persen menandakan peningkatan dibandingkan survei sebelumnya, yang mencatat tingkat kepuasan di kisaran 78 persen pada akhir 2024. Peningkatan tersebut dipandang sebagai indikasi perbaikan layanan di pelabuhan-pelabuhan utama, termasuk efisiensi proses bongkar muat, peningkatan kebersihan, dan penerapan teknologi digital untuk mempercepat administrasi.
Data tambahan mengungkapkan bahwa 72 persen responden menilai fasilitas keamanan di pelabuhan sebagai “sangat memadai”, sementara 68 persen menyatakan bahwa waktu tunggu kapal telah berkurang secara signifikan dalam setahun terakhir. Di sisi lain, 12 persen responden masih mengeluhkan masalah tarif dan kebijakan tarif yang dianggap belum transparan.
“85,8 Persen Publik Puas Kinerja Pelindo” kata Laboratorium Suara Indonesia, menegaskan bahwa mayoritas masyarakat memberikan penilaian positif terhadap upaya perusahaan dalam meningkatkan standar operasional.
Selain aspek layanan, survei juga menanyakan persepsi tentang kontribusi Pelindo terhadap perekonomian nasional. Sebanyak 81 persen responden percaya bahwa Pelindo berperan penting dalam memperlancar arus barang, khususnya dalam konteks ekspor‑impor yang kembali menguat setelah pandemi.
Dalam konteks geografis, pelabuhan-pelabuhan di Pulau Jawa mencatat kepuasan tertinggi (88 persen), diikuti oleh pelabuhan di Sulawesi (84 persen) dan Kalimantan (82 persen). Hal ini mencerminkan upaya konsolidasi infrastruktur yang difokuskan pada jalur‑jalur perdagangan utama.
Para analis ekonomi menilai bahwa hasil survei ini dapat menjadi sinyal positif bagi investor domestik dan asing yang mempertimbangkan investasi di sektor logistik dan transportasi laut. Tingginya tingkat kepuasan publik biasanya berbanding lurus dengan kepercayaan investor terhadap stabilitas operasional perusahaan milik negara.
Pelindo sendiri belum memberikan komentar resmi terkait angka tersebut, namun dalam pernyataan sebelumnya, direksi menekankan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan layanan melalui digitalisasi, pengembangan SDM, dan kolaborasi dengan pihak swasta.
Dengan hasil survei ini, diharapkan Pemerintah dan manajemen Pelindo dapat menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran, memperkuat area yang masih mendapat keluhan, serta mempertahankan standar pelayanan yang telah berhasil meningkatkan kepuasan publik.


Komentar