Internasional
Beranda » Berita » APYLC 2026 Resmi Dibuka, Irene Umar Ajak Generasi Muda Peran Aktif dalam Solusi Global

APYLC 2026 Resmi Dibuka, Irene Umar Ajak Generasi Muda Peran Aktif dalam Solusi Global

APYLC 2026 Resmi Dibuka, Irene Umar Ajak Generasi Muda Peran Aktif dalam Solusi Global
APYLC 2026 Resmi Dibuka, Irene Umar Ajak Generasi Muda Peran Aktif dalam Solusi Global

Media Pendidikan – 22 April 2026 | BINUS SCHOOL Serpong menjadi tuan rumah resmi Asia‑Pacific Young Leaders Convention (APYLC) 2026 pada Senin, 20 April 2026, menandai dimulainya rangkaian kegiatan hingga 24 April.

Acara dibuka oleh Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, yang menekankan pentingnya kolaborasi dan empati dalam menghadapi tantangan global. “APYLC bukan sekadar forum, tetapi menjadi titik awal bagi generasi muda untuk mulai mengambil peran dalam membentuk masa depan yang ingin mereka wujudkan,” ujar Irene Umar dalam sambutan pembuka.

Baca juga:

Konvensi ke‑9 ini mempertemukan delegasi pelajar SMA dari empat negara Asia‑Pasifik—Indonesia, Jepang, Singapura, dan Tiongkok—yang akan berdiskusi selama lima hari. Tema “Root for Change: Feeding Minds, Healing Communities, Empowering Future” mengacu pada tiga tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) utama: SDG 2 (Zero Hunger), SDG 3 (Good Health and Well‑being), dan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth).

  • SDG 2 – Mengatasi kelaparan dan meningkatkan ketahanan pangan.
  • SDG 3 – Meningkatkan kesehatan masyarakat dan akses layanan kesehatan.
  • SDG 8 – Menciptakan peluang kerja yang layak dan pertumbuhan ekonomi inklusif.

Para peserta diharapkan tidak hanya memperluas wawasan internasional, tetapi juga menghasilkan ide‑ide konkret yang dapat diterapkan di komunitas masing‑masing. Selama sesi workshop, kelompok kerja akan menyusun proposal aksi yang menargetkan permasalahan lokal dengan perspektif global.

Baca juga:

Data resmi menunjukkan bahwa pada edisi sebelumnya, lebih dari 200 pelajar terlibat dalam proyek yang berhasil meningkatkan akses air bersih di desa‑desa terpencil serta mengurangi sampah plastik di kampus. APYLC 2026 menargetkan peningkatan partisipasi sebesar 30 % dibandingkan tahun lalu.

Penutupan konvensi dijadwalkan pada 24 April 2026, dengan presentasi hasil kerja kelompok dihadiri pejabat pemerintah, akademisi, dan perwakilan sektor swasta. Diharapkan, rekomendasi yang dihasilkan dapat menjadi masukan kebijakan bagi program pembangunan nasional.

Baca juga:

Dengan dukungan penuh dari BINUS SCHOOL Education dan sinergi antar‑negara, APYLC 2026 berpotensi menjadi katalisator perubahan yang memberdayakan generasi muda untuk berkontribusi secara nyata pada masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *